"Pada Kamis pagi, sekelompok wartawan dan saya sedang menuju ke pinggiran kota Damaskus Darayya, di mana tentara Suriah sedang melakukan operasi tempur aktif untuk membangun kontrol wilayah," kata Sakr kepada Rusiya Al-Yaum melalui telepon.
"Kami datang saat terjadi tembak-menembak sengit pada salah satu jalan kota."
Sakr juga mengatakan, operator TV Suriah mengalami sedikit terluka di Darayya, yang terletak beberapa mil di barat daya Damaskus.
Setidaknya 60.000 orang tewas dalam konflik Suriah sejak Maret 2011, kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Navi Pillay mengutip analisis baru yang dirilis pada Rabu oleh PBB.
Rusia telah menghadapi kecaman internasional yang berat karena penolakannya untuk mendukung sanksi PBB terhadap Suriah, sekutu terakhirnya di dunia Arab, atas apa yang disebut resolusi bias pro-pemberontak yang diusulkan.
Namun Moskow membantah itu mendukung Bashar al-Assad dan mengatakan khawatir bahwa jika Presiden Suriah itu dijatuhkan hanya akan memperburuk konflik.
: Ida
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.