Sungailiat,Babel (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan kampung Keluarga Berencana (KB) kesehatan di wilayah itu hingga tahun 2021 mencapai 92 persen dari 385 desa dan kelurahan yang tersebar di enam kabupaten dan satu kota Madya.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan saat membuka pencanangan bakti sosial TNI dan kampung KB Kesehatan di Pemali, Selasa, mengatakan pihaknya menargetkan seluruh desa dan kelurahan  tahun 2021 kampung KB kesehatan sudah merata di 385 desa yang tersebar di wilayah kabupaten.

Dia  mengatakan, kampung KB dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun keagamaan.

"Kita mengingingatkan adanya pemuda yang mampu merencanakan ke depan dengan lebih baik termasuk rencana keluarganya," katanya.

Dikatakan, kegiatan kampung KB kesehatan dilaksanakan setiap tahun untuk memotivasi masyarakat untuk ber KB guna mempercepat meningkatkan taraf kesejahteraan.

"Program kampung KB Kesehatan bukan membatasi untuk memiliki anak namun bagaimana membentuk keluarga yang sejahtera dan sehat sehingga masyarakat menjadi makmur," katanya.

Pewarta: Kasmono
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026