"Kontrak mereka kami putus karena memang hanya dibutuhkan pada pelaksanaan pemilu legislatif, sedangkan untuk pilpres hingga kini belum ada instruksi dari pusat terkait pemberdayaan relawan itu,"
Sungailiat (Antara Babel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memutus kontrak belasan orang tenaga relawan demokrasi di daerah itu.

"Kontrak mereka kami putus karena memang hanya dibutuhkan pada pelaksanaan pemilu legislatif, sedangkan untuk pilpres hingga kini belum ada instruksi dari pusat terkait pemberdayaan relawan itu," ujar Ketua KPU Kabupaten Bangka, Zulkarnain di Sungailiat, Selasa.

Ia menyebutkan, pemberdayaan tenaga relawan demokrasi dalam pelaksanaan pemilu legislatif sangat membantu pihak penyelenggara terutama dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat calon pemilih.

"Hingga kini belum ada petunjuk terkait kebutuhan akan tenaga relawan demokrasi untuk pilpres. Kalau nantinya memang dibutuhkan kami akan menerimanya kembali," katanya.

Ia menyebutkan keberadaan tenaga relawan demokrasi sangat bergantung dengan ketersediaan anggaran.

"Meski dibutuhkan untuk membantu pihak penyelenggara pada pilpres nanti, namun jika tidak ada anggaran tentu tidak mungkin kita memakai tenaga mereka," katanya.

Namun demikian, menurut dia, sebagian dari tenaga relawan demokrasi tersebut masih bersedia dengan ikhlas membantu menysosialisasikan pelaksanaan pilpres meski tidak secara langsung.    
    
"Meski kontrak mereka belum tentu diperpanjang, tapi sebagian dari mereka masih bersedia membantu pihak penyelenggara pemilu," katanya.

Meski tidak lagi melibatkan relawan demokrasi, namun ia berharap pelaksaan pilpres pada 9 Juli 2014 tetap berjalan lancar sebagaimana diharapkan.  
    
"Untuk mengantisipasi dan menjaga keamanan serta ketertiban dalam pelaksaan pilpres kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ujarnya.    
    
Pada bagian lain Zulkarnain mengatakan secara terjadwal pihaknya sudah melaksanakan berbagai tahapan pelaksaan pilpres mulai penetapan DPT, sosialisasi, pengosongan kotak suara dan tahapan kegiatan lainnya.

"Bahkan sejumlah logistik kebutuhan di TPS seperti tinta sudah kami terima langsung dari KPU Pusat," katanya.

Pewarta: Oleh Kasmono
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026