"Pada Mei 2014 Bandara H As Hanandjoeddin mengalami kenaikan sebesar 9,9 persen dari 22,4 ribu orang menjadi 24,6 ribu orang penumpang yang berangkat dari daerah itu,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Penumpang angkutan udara yang berangkat dari Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada Mei 2014 melalui Bandara Depati Amir dan H As Hanandjoeddin mencapai 78,4 ribu orang atau turun 1,3 persen dibandingkan April 2014 sebanyak 79,4 ribu orang.
"Pada Mei 2014 Bandara H As Hanandjoeddin mengalami kenaikan sebesar 9,9 persen dari 22,4 ribu orang menjadi 24,6 ribu orang penumpang yang berangkat dari daerah itu," ujar Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Jumat.
Sedangkan Bandara Depati Amir mengalami penurunan jumlah penumpang yang berangkat yaitu sebesar 5,7 persen jika dibanding dengan April 2014 dari 56,9 ribu orang menjadi 53,7 ribu orang penumpang yang berangkat.
"Jika dibanding Janurai-Mei 2014 terhadap Januari-Mei 2013 maka terjadi penurunan sebesar 3,8 persen," ujarnya.
Ia menjelaskan, pada Bandara Depati Amir turun sebesar 10,2 persen dari 299,2 ribu menjadi 268,6 ribu penumpang sedangkan Bandara H As Hanandjoeddin justru naik sebesar 15,8 persen dari 98,0 ribu menjadi 113,4 ribu penumpang
Sementara itu, kata dia, jumlah penumpang yang datang menggunakan angkutan udara ke Babel pada Mei 2014 mencapai 68,0 ribu orang atau naik 5,9 persen dibanding April 2014 yang hanya 64,2 ribu orang.
Peningkatan terjadi pada Bandara Depati Amir yaitu sebesar 15,1 persen dan Bandara H As Hanandjoeddin mencapai 1,4 persen.
"Diperkirakan penumpang angkutan udara pada Juli 2014 akan kembali meningkat karena memasuki Lebaran Idul Fitri," ujarnya.
Ia mengatakan, penurunan penumpang yang berangkat dari Babel pada Mei 2014 terjadi karena banyaknya wisatawan yang masih bertahan di Babel untuk menghabiskan masa liburannya.
"Wisatawan itu sepertinya sangat menikmati keindahan Pulau Babel sehingga tidak banyak dari mereka yang kembali ke daerahnya pada Mei 2014," katanya.
Menurut dia, penurunan penumpang angkutan udara ini tidak mempengaruhi tarif tiket pesawat udara.
"Tarif tiket angkutan udara ini akan naik pada musim liburan dan musim mudik karena permintaan meningkat sementara armada penerbangan masih kurang untuk melayani calon pembeli," ujarnya.
Pewarta: Oleh MulkiEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.