"Rata-rata kami mengucurkan dana setiap tahun untuk kegiatan KONI berkisar Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar setiap tahunnya yang bersumber dari APBD,"
Koba (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat guna memajukan olahraga di daerah itu.

"Rata-rata kami mengucurkan dana setiap tahun untuk kegiatan KONI berkisar Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar setiap tahunnya yang bersumber dari APBD," kata Bupati Bangka Tengah, Erzaldi Rosman di Koba, Babel, Sabtu.

Ia menjelaskan, dukungan dana dari pemerintah daerah ini merupakan bentuk perhatian terhadap kegiatan olahraga di daerah itu dengan harapan bisa melakukan pembinaan yang baik terhadap atlet agar mampu berprestasi.

"Saya rasa pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap olahraga daerah karena atlet berprestasi bisa mengharumkan nama daerah baik di kancah lokal dan nasional," ujarnya.

Ia mengharapkan, dilakukan pembinaan yang rutin terhadap atlet agar bisa diandalkan untuk meraih medali dalam berbagai ajang olahraga baik tingkat daerah maupun nasional dan internasional.

"Cari bibit atlet yang bisa dibina secara kontinyu di tingkat pengurus cabang olahraga, bina atlet sejak dini agar benar-benar bisa diandalkan dalam berbagai ajang olahraga," ujarnya
    
Sementara Ketua KONI Bangka Tengah Kodri menyatakan, harus ada perombakan sumber daya manusia jika olahraga daerah itu ingin maju dan atletnya mampu berbicarakan di tingkat nasional.

"Percuma anggaran besar, tetapi sumber daya manusia tidak bisa diandalkan maka jadi percuma. Mestinya anggaran yang besar diimbangi dengan sumber daya manusia yang andal," ujarnya.

Ia menyatakan, hasil Porprov IV di Belitung Timur akan menjadi bahan evaluasi KONI dalam upaya membangkitkan olahraga kabupaten untuk menyongsong Porprov V yang digelar di Bangka Tengah.

"Bangka Tengah akan bertindak sebagai tuan rumah Porprov 2018, tentu persiapan atlet harus matang. Jika sekarang persiapan atlet menjelang tanding hanya satu bulan, maka ke depan persiapan minimal satu tahun sebelum ajang olahraga digelar," ujarnya.

Pewarta: Oleh Ahmadi
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026