"Penurunan impor terbesar terjadi pada impor migas yaitu sebesar 21,8 persen dari 1,5 juta dolar AS menjadi 1,2 juta dolar AS dan non migas sebesar 21 persen dari 11,7 juta dolar AS menjadi 9,3 juta dolar AS,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Nilai impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada  Agustus 2014 mencapai 10,5 juta dolar Amerika Serikat (AS), atau turun sebesar 21,1 persen dibanding Juli 2014 sebesar 13,3 juta dolar AS.      
    
"Penurunan impor terbesar terjadi pada impor migas yaitu sebesar 21,8 persen dari 1,5 juta dolar AS menjadi 1,2 juta dolar AS dan non migas sebesar 21 persen dari 11,7 juta dolar AS menjadi 9,3 juta dolar AS," kata Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Kamis.

Sementara itu, total nilai impor Babel pada Januari - Agustus 2014 mencapai 41,8 juta dolar AS, atau naik 17,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya mencapai 35,6 juta dolar AS.

"Peningkatan nilai impor terjadi pada non migas sebesar 25,9 persen dari 25,7 juta dolar AS menjadi 32,3 juta dolar AS, sedangkan impor migas mengalami penurunan sebesar 4,4 persen dari 9,9 juta dolar AS menjadi 9,4 juta dolar AS," katanya.

Ia mengatakan, menurut golongan barang, pada Januari - Agustus 2014 yang mempunyai nilai impor terbesar yaitu golongan kapal laut dan bangunan terapung (HS 89) sebesar 13,7 juta dolar AS berperan 42,4 persen terhadap impor total Babel.

Kemudian, mesin-mesin atau pesawat mekanik (HS 84) sebesar 13 juta dolar AS (40,2 persen), benda-benda dari besi dan baja (HS 73) 1,2 juta dolar AS (3,6 persen), mesin atau peralatan listrik (HS 85) 0,7 juta dolar AS (2,2 persen).

Selanjutnya, karet dan barang-barang dari karet (HS 40) 0,6 juta dolar AS (1,9 persen), dan pupuk (HS 31) berperan 1,4 persen dan nilai impor 0,4 ribu dolar AS.

Ia menjelaskan, pada Agustus 2014 yang memberikan kontribusi terbesar terhadap total impor non migas adalah golongan mesin-mesin atau pesawat mekanik (HS 84) dengan kontribusi 51,61 persen, kapal laut dan bangunan terpaung (HS 89) 1,7 ribu dolar AS, karet dan barang-barang dari karet (HS 40) 0,4 juta dolar AS.

Kemudian, Benda-benda dari besi dan baja (HS 73) sebesar (HS 73) sebesar 0,2 juta dolar AS dan mesin atau peralatan listrik (HS 85) sebesar 0,1 ribu dolar AS, sedangkan golongan pupuk t1dak mempunyai kontribusi dalam impor.

"Pemasok barang impor terbesar pada Agustus 2014 yaitu Malaysia sebesar 5,4 juta dolar AS dan terendah Tiongkok hanya 0,2 juta dolar AS," ujarnya.

Pewarta: Pewarta: Mulki
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026