"HSF 2015 yang akan dihadiri perwakilan 10 negara se-Asia Tenggara merupakan ajang tepat untuk menunjukkan seluruh potensi budaya lokal,
Muntok (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, berharap Lembaga Adat ikut mendukung kegiatan Home Stay Fair (HSF) 2015 agar budaya dan adat istiadat lokal semakin terkenal di tingkat internasional.

"HSF 2015 yang akan dihadiri perwakilan 10 negara se-Asia Tenggara merupakan ajang tepat untuk menunjukkan seluruh potensi budaya lokal, untuk itu kami berharap kerja sama antara panitia dan pengurus lembaga adat semakin erat dalam kegiatan tersebut," ujar Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, Kebudayaan dan Informatika Kabupaten Bangka Barat Rozali di Muntok, Kamis.

Ia mengatakan, HSF 2015 yang akan digelar di Kabupaten Bangka Barat dan dipusatkan di Lapangan Gelora Muntok pada 3 hingga 6 September 2015, dan merupakan kegiatan internasional pertama yang akan dilaksanakan di daerah itu.

Menurut dia, kekayaan ragam wisata di ujung barat Pulau Bangka tidak kalah dibandingkan daerah lain, dan itu terbukti dengan ditetapkannya Muntok sebagai salah satu kota pusaka di Indonesia.

"Kota pusaka Muntok tidak akan maju pariwisatanya jika tidak melibatkan lembaga adat yang ada, untuk itu kami berharap pengurus baru lebih siap mengahadapi perhelatan akbar tersebut agar pelaksanaannya sukses," katanya.

Selain lembaga adat, katanya, semua elemen masyarakat, seperti lembaga swadaya masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, pegiat dan pelaku wisatas juga diharapkan bersatu padu menyusesan agenda internasional tersebut.

"Kami harapkan seluruh elemen ikut andil di dalam kegiatan itu dan kegiatan tidak hanya berisi pameran budaya, namun juga ada seminar dan kegiatan lain yang bisa mengembangkan wisata daerah," katanya.

Selain menampilkan adat dan budaya, pameran kuliner juga perlu mendapatkan perhatian khusus mengingat Muntok terkenal sebagai kota 1.000 kue.

"Kami harapkan seluruh potensi wisata bisa ditampilkan dalam kegiatan itu, untuk itu kami harapkan pengurus lembaga adat meningkatkan pembinaan di kecamatan, desa hingga pelosok agar semua terakomodasi," katanya.

Dengan adanya kerja sama dan peran aktif masyarakat adat setempat, diyakininya kegiatan internasional akan berjalan sukses dan pihaknya juga optimis setelha kegiatan itu pariwisata Bangka Barat semakin bergairah.

Pewarta: Oleh: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026