"Peningkatan terbesar terjadi pada impor nonmigas yaitu sebesar 36,2 persen dari 1,4 juta dolar AS menjadi 1,9 juta dolar AS, sedangkan impor migas dari tidak ada menjadi 2,1 juta dolar AS,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Nilai impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Oktober 2014 tercatat 4,0 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau meningkat 179,9 persen dibanding bulan lalu sebesar 1,4 juta dolar AS.      
    
"Peningkatan terbesar terjadi pada impor nonmigas yaitu sebesar 36,2 persen dari 1,4 juta dolar AS menjadi 1,9 juta dolar AS, sedangkan impor migas dari tidak ada menjadi 2,1 juta dolar AS," kata Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan, total nilai impor Babel pada Januari - Oktober 2014 sebesar 47,2 juta dolar AS atau naik 6,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 44,2 juta dolar AS.

"Peningkatan nilai impor terjadi pada nonmigas sebesar 10,7 persen dari 31,6 juta dolar AS menjadi 35 juta dolar AS, sedangkan impor migas turun 3,2 persen dari 12,6 juta dolar AS menjadi 12,2 juta dolar AS," katanya.

Ia menyebutkan, menurut golongan barang pada Oktober 2014 yang mempunyai nilai impor terbesar yaitu golongan kapal laut dan bangunan terapung (HS 89) sebesar 16,9 juta dolar AS (48,4 persen) terhadap total impor Babel.

Kemudian mesin-mesin atau pesawat mekanik (HS 84) sebesar 13,8 juta dolar AS (39,3 persen), benda-benda dari besi dan baja (HS 73) 1,3 juta dolar AS (3,6 persen), mesin atau peralatan listrik (HS 85) 0,8 juta dolar AS (2,3 persen), pupuk (HS 31)0,7 juta dolar AS (2,1 persen) dan karet serta barang-barang dari karet (HS 40) 0,6 juta dolar AS (1,8 persen).

Ia mengatakan, berdasarkan negara asal impor pada Oktober 2014 Jepang dari tidak ada sebelumnya menjadi sebesar 10,5 juta dolar AS, sementara Malaysia dari 6 juta dolar AS menjadi 15,6 juta dolar AS.

Sedangkan impor dari Singapura dan Vietnam mengalami penurunan masing-masing sebesar 17 persen, demikian juga dengan impor dari Tiongkok yang turun sebesar 68,6 persen.

Pewarta: Oleh: Mulki
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026