Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memperkuat ekspor komoditi pertanian, guna meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pendemi COVID-19.

"Saya sangat mendukung sekali kegiatan ini, karena dapat memperkuat daya saing dan ekspor komoditas daerah ini," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan saat membuka webinar dengan HIPMI Provinsi Kepulauan Babel di Pangkalpinang, Jumat.

Menurut dia saat ini pemerintah provinsi tengah melakukan penguatan dan daya saing sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, kelautan, dan perikanan guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19.

Selain itu, Pemprov Kepulauan Babel juga melakukan aksi percepatan dan akses pembiayaan karena, saat ini tanah air sedang mengalami krisis ekonomi.

"Krisis ekonomi sekarang berbeda dengan krisis ekonomi di 1998. Krisis ekonomi sekarang uangnya digelontorkan untuk masyarakat supaya daya beli masyarakat meningkat sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Ia mengatakan saat ini pemerintah pusat dengan memberikan modal usaha bagi UMKM dan pemprov Babel sekuat tenaga mendorong pelaku usaha agar terus berkembang. Untuk itu, pihaknya memperkuat fungsi digital marketing untuk mempermudah pemasaran produk UMKM sehingga, membutuhkan kerja sama semua pihak.

"Saat ini, salah satu penguatan ekonomi di Babel yang terbesar berasal dari sektor pertanian. Sektor ini mencapai 27 persen, disusul dari sektor perikanan, telekomunikasi, kuliner, dan jasa logistik," katanya.

Ia menambahkan saat ini beberapa produk unggulan Babel juga mulai dipasarkan melalui teknologi digital, sehingga pelaku usaha dapat melakukan penjualan secara langsung dengan konsumen yang berada di luar daerah.

"Kita saat ini mendorong beberapa komoditi untuk ekspor seperti, durian, nanas, dan manggis. Selain itu, Babel juga sedang melakukan pengembangan ternak sapi dengan tujuan Babel menjadi swasembada daging sapi," katanya. 

Pewarta: Aprionis
Editor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026