"Ketujuh mobil tersebut ditempatkan di posko Tim SAR untuk berjaga-jaga mengantisipasi kondisi darurat,"Manggar, Belitung Timur (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung, menempatkan tujuh mobil ambulans di Posko SAR sehubungan dengan upaya pencarian pesawat AirAsia.
"Ketujuh mobil tersebut ditempatkan di posko Tim SAR untuk berjaga-jaga mengantisipasi kondisi darurat," kata Bupati Belitung Timur Basuki Tjahya Purnama di Manggar, Senin.
Ia menjelaskan, tujuh ambulans tersebut dari pemerintah daerah yang khusus digunakan selama operasi pencarian dugaan jatuhnya pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura di perairan Belitung Timur.
"Selain itu kami juga mengirim tenaga medis yang ikut mendampingi tim penyelamat, juga sarana dan prasarana lainnya," ujarnya.
Ia menyatakan, Pemkab Belitung Timur siap menfasilitasi dan menyediakan berbagai kebutuhan selama pencarian pesawat tersebut yang berkoordinasi pihak kepolisian dan TNI.
"Kami menyiapkan sejumlah kapal, posko, dapur umum dan kelengkapan lainnya. Saya juga akan ikut dengan tim melakukan penyisiran," ujarnya.
Sementara Kepala Basarda Bangka Belitung Joni Superiadi menyatakan, hingga sekarang pencarian pesawat belum menemukan hasil.
"Hasilnya masih nihil, kami akan memperluas wilayah sisir hingga ke Pulau Long dan Tepi karena ada warga mendegar suara ledakan di pulau tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan, penyisiran wilayah laut tersebut juga dibantu sejumlah nelayan dan puluhan relawan.
"Tim SAR dari Bangka Belitung sendiri berkekuatan sebanyak 55 orang gabungan Brimobda, Polair dan sejumlah relawan," ujarnya.
Pewarta: AhmadiEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.