kenaikan NTP terjadi di seluruh subsektor.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Nilai tukar petani (NTP) Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Januari 2015 sebesar 103,19 atau mengalami kenaikan 0,91 persen dibanding bulan sebelumnya 102,26.

"Kenaikan NTP Januari 2015 disebabkan perubahan indeks harga hasil produksi pertanian lebih besar jika dibandingkan dengan perubahan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun keperluan produksi pertanian," kata Kepala Badan Pusat Statistik Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan, kenaikan NTP terjadi di seluruh subsektor. NTP subsektor tanaman pangan naik sebesar 0,04 persen, NTP subsektor hortikultura 1,00 persen, NTP subsektor perkebunan rakyat 0,83 persen, NTP subsektor peternakan 0,30 persen dan NTP subsektor perikanan sebesar 3,26 persen.

Sementara itu, kata dia, indeks harga yang diterima petani (it) merupakan indikator yang menunjukan fluktuasi harga beragam komoditas pertanian yang dihasilkan petani.

Secara umum it mengalami kenaikan sebesar 0,46 persen dibanding it Desember 2014 yaitu dari 118,81 menjadi 119,35.

"Kenaikan it terjadi di subsektor hortikultura sebesar 0,72 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat 0,32 persen, subsektor peternakan 0,12 persen dan subsektor perikanan 2,08 persen," ujarnya.

Sedangkan, indeks harga yang dibayar petani (ib) dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat pedesaan khususnya petani yang merupakan bagian masyarakat terbesar di desa serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.

Pada Januari 2015 ib mengalami penurunan sebesar 0,45 persen dibanding Desember 2014 yaitu dari 116,16 menjadi 115,66 yang disebabkan turunnya seluruh subsektor.

Subsektor tanaman pangan turun sebesar 0,14 persen, subsektor hortikultura 0,28 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat 0,50 persen, subsektor peternakan 0,18 persen dan subsektor perikanan 1,15 persen.

Ia mengatakan, lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengalami kenaikan NTP. Provinsi Bangka Belitung naik 0,91 persen, Jambi 0,62 persen, Sumatera Selatan 0,08 persen, Lampung dan Bengkulu masing-masing 0,04 persen.

"Pada Januari 2015 di pedesaan Bangka Belitung terjadi deflasi sebesar 0,20 persen yang disebabkan oleh turunnnya indeks pada kelompok transportasi dan komunikasi," ujarnya.

Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026