"Popnas akan ditunda tahun ini, namun Babel bersama Sumsel tetap menjadi tuan rumah, pelaksanaan POPNAS pada tahun 2023, Babel harus mengalokasikan anggaran kembali, ini sudah keputusan bersama," kata Kadiskepora Babel, Suharto, Selasa.
Ia mengatakan, keputusan dibatalkannya pelaksanaan POPNAS XVI tahun 2021 berdasarkan hasil dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) yang digelar di Tangerang pada tanggal 30 April sampai dengan 3 Mei 2021.
"Untuk bidang olahraga, saya sudah sampaikan agar alokasi anggaran pada 7 cabor yang akan dipertandingkan nanti disiapkan sehingga venue yang belum siap masih ada kesempatan untuk perbaiki. Tentu ini harus didukung anggaran APBD," ujarnya.
Suharto menambahkan, untuk para atlet Popnas Babel yang telah dipersiapkan pada tahun 2021 pihaknya akan berkoordinasi dengan pelatih pada setiap cabor yang akan dipertandingkan nanti.
"Kerugian atlet yang dipersiapkan tahun ini tidak bisa ikut di tahun 2023 karena mereka sudah lulus sekolah dan saya sudah purna tugas, untuk mencetak atlet berprestasi itu butuh waktu yang lama. Hal ini menjadi pekerjaan bersama untuk tahun 2023 nanti namun masih ada atlet Babel yang akan menyumbangkan medali pada Popnas nanti," katanya.
Salah satu hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) yang digelar di Tangerang pada tanggal 30 April sampai dengan 3 Mei 2021 menetapkan sebanyak 24 cabor wajib dan 2 cabor eksebisi yang akan dipertandingkan pada POPNAS Tahun 2023 nanti.
Bangka Belitung akan menjadi tuan rumah pada 7 cabor yaitu judo, karate, panahan, panjat tebing, voli pasir, tinju dan menembak.
Pewarta: Elza ElviaUploader : Adhitya SM
COPYRIGHT © ANTARA 2026