Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui kursus mahir dasar (KMD) pembina pramuka golongan penggalang mandiri tahun 2026.

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Kamis, mengatakan gerakan pramuka berperan strategis sebagai wahana pendidikan nonformal dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.

“Di tengah perubahan sosial yang cepat, pendidikan kepramukaan menjadi ruang penting untuk menanamkan nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan kecakapan hidup yang relevan dengan perkembangan zaman,” kata Efrianda saat membuka KMD di Bumi Perkemahan Titian Puspa, Koba.

Menurut dia, kualitas pembina pramuka menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan kepramukaan karena pembina tidak hanya berperan mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi pendidik karakter dan teladan sikap serta perilaku bagi peserta didik.

Efrianda menegaskan kursus mahir dasar merupakan bagian penting dari sistem pendidikan dan pelatihan kepramukaan untuk menyiapkan pembina yang kompeten, berintegritas, dan berkomitmen dalam menjalankan tugas pembinaan.

Ia juga menekankan pentingnya penghayatan nilai-nilai Tri Satya Pramuka sebagai dasar moral pembina dalam membimbing Pramuka Penggalang.

“Nilai Tri Satya harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan pembina agar menjadi contoh nyata bagi generasi muda,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen terus mendukung gerakan pramuka sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing.

Efrianda berharap, melalui pelaksanaan kursus para pembina pramuka yang telah mengikuti KMD mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di gugus depan masing-masing secara berkelanjutan.

Dengan demikian, kata dia, kegiatan kepramukaan di sekolah dan masyarakat dapat berjalan lebih terarah, menarik, dan berdampak positif bagi pembentukan kepribadian peserta didik.

"Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda Bangka Tengah yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat kebangsaan, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar," ujarnya.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026