Koba, Babel (ANTARA) - Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan penanganan stunting tidak hanya bergantung pada intervensi sektor kesehatan, tetapi memerlukan pendekatan menyeluruh dan terpadu lintas sektor.
"Efektivitas penurunan stunting ditentukan oleh seberapa terpadu intervensi gizi yang dilakukan karena semakin lengkap dan terintegrasi intervensi di lokasi serta kelompok sasaran prioritas, maka upaya percepatan penurunan stunting akan semakin efektif,” katanya di Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu.
Pemerintah daerah setempat menargetkan angka stunting turun dari saat ini 21 persen menjadi 18 persen pada 2026 dengan menggencarkan kegiatan monitoring di enam kecamatan.
Ia menekankan pentingnya sistem manajemen data yang efektif sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan program serta peningkatan koordinasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, dan pemerintah desa.
Ia berharap, pemerintah daerah dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menumbuhkan semangat bersama dalam upaya menurunkan angka stunting.
“Penurunan stunting tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Diperlukan komitmen bersama agar penanganan dilakukan terus menerus dan berkesinambungan,” ujarnya.
Penanganan itu, menurut dia, membutuhkan motivasi dan konsistensi seluruh pemangku kepentingan agar percepatan penurunan stunting dapat tercapai secara berkelanjutan.
Ia juga mendorong peran aktif pemerintah desa melalui optimalisasi pemanfaatan dana desa untuk program yang berkaitan langsung dengan pencegahan stunting, seperti peningkatan sanitasi, penyediaan air bersih, serta edukasi gizi bagi ibu hamil dan balita.
Algafry juga meminta kader posyandu, tenaga kesehatan, dan pendamping keluarga terus dibekali peningkatan kapasitas agar mampu melakukan deteksi dini dan pendampingan secara berkelanjutan kepada keluarga berisiko stunting.
Menurut dia, keberhasilan program sangat ditentukan oleh konsistensi pendampingan dan keterlibatan masyarakat secara langsung.
"Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan seluruh elemen masyarakat, kita optimistis target penurunan angka stunting dapat tercapai sesuai rencana," ujarnya.
Pewarta: AhmadiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026