Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah bagi 8.128 pelajar dari keluarga kurang mampu pada 2026, untuk menekan angka putus sekolah menjelang penerapan program wajib belajar 13 tahun.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah Indrawadi di Koba, Kamis, mengatakan seluruh bantuan tersebut telah dianggarkan dan akan direalisasikan pada tahun ajaran baru 2026/2027.

“Pada tahun ajaran baru, pengadaan bantuan berupa tas, alat tulis, dan perlengkapan sekolah lainnya sudah kami siapkan,” ujar Indrawadi.

Ia merinci, pada jenjang Sekolah Dasar (SD), bantuan peralatan sekolah akan disalurkan kepada 3.550 siswa, sementara bantuan perlengkapan atau seragam sekolah diberikan kepada 600 siswa.

Pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP), bantuan peralatan sekolah direncanakan untuk 3.378 siswa, serta bantuan perlengkapan sekolah bagi 600 siswa.

Menurut Indrawadi, bantuan dari pemerintah daerah tersebut untuk meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memastikan seluruh anak tetap dapat mengakses pendidikan tanpa terkendala keterbatasan biaya.

Selain bantuan dari pemerintah daerah, pemerintah pusat juga memberikan dukungan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Dana Program Indonesia Pintar dapat dimanfaatkan untuk membeli baju, sepatu, buku, dan alat tulis,” katanya.

Ia berharap angka putus sekolah dapat ditekan serta mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Indrawadi mengatakan, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap melalui sekolah masing-masing dengan pendataan yang telah diverifikasi oleh pihak sekolah dan dinas terkait.

Pemerintah daerah setempat juga akan melakukan pengawasan agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh siswa yang berhak.

"Kita berkomitmen untuk terus memperkuat program-program pendukung pendidikan, sejalan dengan kebijakan nasional wajib belajar 13 tahun," ujarnya.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026