"Pada 2018 ditargetkan seluruh SMA/MA/SMK negeri dan swasta sudah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer ini,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 2016 menargetkan 25 persen dari 139 sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat sudah melaksanakan ujian nasional (UN) dengan sistem "computer base test" (CBT).

"Pada 2018 ditargetkan seluruh SMA/MA/SMK negeri dan swasta sudah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Babel, M Sholeh di Pangkalpinang, Senin.

Pada tahun ini, kata dia, ujian nasional berbasis CBT baru dilakukan di enam sekolah yaitu SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Pangkalpinang, SMAN Pemali, SMKN 1 Sungailiat Kabupaten Bangka, SMK Yapentop Toboali Kabupaten Bangka Selatan dan SMKN 1 Kelapa Sampit, Kabupaten Belitung Timur.

"Saat ini pelaksanaan UN berbasis komputer di enam sekolah itu berjalan dengan baik dan lancar, seiring sarana pendukung di sekolah itu sudah memadai," ujarnya.

Untuk mewujudkan 25 persen sekolah melaksanakan UN CBT tahun depan, kata dia, pada tahun ini pihaknya akan membangun ruang multimedia dan sarana serta prasana pendukung lainnya di sekolah-sekolah yang ditetapkan sebagai penyelenggara.

"Pada tahun ini pembangunan ruangan multimedia tersebut diprioritaskan di SMAN dan SMKN negeri," ujarnya.

Menurut dia, UN CBT ini lebih efektif dan efisien karena tidak perlu melakukan pengadaan percetakan soal ujian seperti pada UN tertulis.

Selain itu, kualitas pelaksanaan UN lebih terjamin karena tingkat kecurangan lebih kecil dibanding UN secara manual.

"Mudah-mudahan tahun depan 25 persen sekolah tingkat SMA dan sederajat di daerah sudah melaksanakan UN CBT, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026