"Saya optimis, sektor pariwisata kembali normal seperti semua meskipun dilakukan secara bertahap akibat terdampak COVID-19," katanya di Sungailiat, Minggu menanggapi pertumbuhan sektor pariwisata di daerah.
Kepariwisataan yang ditetapkan salah satu sektor unggulan diakui Mulkan benar-benar merasakan dampak COVID-19 mengalami penurunan jumlah kunjungan wisatawan yang signifikan maupun kegiatan lainnya.
"Pelaku pariwisata dan sektor pendukung saat ini sudah mulai berbenah menyambut kembali aktifitas normal seperti persiapan infrastruktur dan sarana penting yang lain," katanya.
Pihaknya kata dia, memberikan motivasi pelaku pariwisata dengan memantapkan peran usaha kecil dan menengah untuk saling mendukung.
"Kami menilai pertumbuhan pariwisata tidak dapat dilepas dari peran pelaku usaha kecil dan menengah terutama yang berada di kawasan wisata," jelasnya.
Menurutnya, di daerahnya memiliki kekayaan objek wisata yang hampir terdapat di wilayah desa meskipun belum semuanya di kelola dengan maksimal.
"Keindahan pantai dengan pasir putihnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, begitu juga objek wisata air biru atau danau bekas penambangan biji timah," katanya.
Pewarta: KasmonoUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.