"Sejak tahun lalu program wajar 12 tahun atau pendidikan gratis hingga lulus sekolah menengah tingkat atas sudah dicanangkan dan untuk menyukseskan program itu butuh biaya cukup besar,"Muntok, Babel,(Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Bangka Belitung tahun ini menganggarkan Rp14,5 miliar untuk menyukseskan program wajib belajar (Wajar) 12 tahun.
"Sejak tahun lalu program wajar 12 tahun atau pendidikan gratis hingga lulus sekolah menengah tingkat atas sudah dicanangkan dan untuk menyukseskan program itu butuh biaya cukup besar," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Dikpora Kabupaten Bangka Barat Amrullah Sidik di Muntok, Rabu.
Ia menjelaskan, anggaran sebesar Rp14,5 miliar atau tepatnya Rp14.483.400.000 itu terdiri atas anggaran pendamping Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama sebesar Rp5.017.400.000 dan untuk tingkat sekolah menengah tingkat atas sebesar Rp9.466.000.000.
Menurut dia, anggaran BOS SD/MI/SDLB/SMP/MTs sebesar Rp5 miliar lebih itu merupakan dana yang dianggarkan melalui APBD kabupaten sebagai pendamping program BOS yang sudah dianggarkan pemerintah pusat.
Sedangkan anggaran sebesar Rp9,466 miliar dari APBD kabupaten, menurut dia, akan dialokasikan untuk memfasilitasi biaya uang sekolah seluruh siswa sekolah menengah tingkat atas SMA/MA/SMK.
"Ini komitmen kami untuk ikut mencerdaskan generasi muda dan meningkatkan sumber daya manusia di seluruh kabupaten agar mampu bersaing dengan daerah lain," kata dia.
Ia menjelaskan, bantuan operasional sekolah tingkat SD dan SMP sudah dijamin sepenuhnya oleh pemerintah pusat ditambah dana fasilitasi dari kabupaten, sementara untuk tingkat SMA sebagian besar ditanggung kabupaten.
Untuk SMA/MA, kata dia, pemkab akan membantu setiap siswa dibantu sebesar Rp130.000 per bulan ditambah BOS pusat sebesar Rp10.000 per siswa per bulan.
"Bagi siswa SMK akan mendapatkan bantuan dari pemkab sebesar Rp180.000, dari Pemprov Babel Rp40.000 dan dari Pusat Rp10.000 per siswa per bulan," kata dia.
Ia mengharapkan, dengan kucuran anggaran bebas biaya sekolah itu bisa memotifasi siswa untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi sehingga program wajar 12 tahun berhasil.
Selain itu, kata dia, program itu juga diharapkan bisa meringankan beban para orang tua yang selama ini masih meras terbebani mahalnya biaya sekolah.
"Kami harap program bebas biaya sekolah ini terus berlanjut dan mampu mengikis jumlah siswa putus sekolah di daerah yang masih cukup tinggi," katanya.
Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.