Hadir dalam reses tersebut, Camat Gerunggang, Lurah bukit Sari dan perwakilan OPD Pemerintah Kota Pangkalpinang serta perwakilan RT dan RW.
Pada kegiatan reses tersebut, masyarakat menyampaikan aspirasi mulai dari BPJS Kesehatan, penataan Pasar Pagi, hingga kenaikan komoditi kebutuhan pokok seperti minyak goreng yang naik.
Rio menyampaikan bahwa DPRD dan pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran kesehatan untuk masyarakat tak mampu yaitu PBI atau peserta bantuan iuran.
"Maka masyarakat diminta pro aktif untuk melakukan cek apakah kartu BPJS nya aktif atau tidak, agar dapat digunakan untuk berobat. Jika tak mampu, maka bisa masuk ke PBI," katanya.
Warga pun menyampaikan aspirasi tentang semrawutnya Pasar pagi. Yang ini pihaknya mendorong pemerintah kota untuk melakukan penataan atau revitalisasi sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah.
Menurut Rio, aspirasi dari kegiatan reses ini akan menjadi pokok pikiran DPRD yang akan disinkronisasikan dengan Musrenbang untuk diusulkan menjadi kegiatan tahunan Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Pewarta: Try M HardiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.