Jakarta (Antara Babel) - Berapa harta kekayaan Sutiyoso, pensiunan letnan jenderal TNI AD calon kepala BIN itu? Dalam laporan resminya tercatat Rp24,05 miliar dan 243.807 dolar Amerika Serikat. Itu data pada 2008, alias tujuh tahun lalu ke KPK.
Harta itu terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai total Rp12,45 miliar yang berada di sejumlah tempat yaitu satu lokasi di Jakarta Pusat, 27 lokasi di Bekasi, 36 lokasi di Bogor, dua lokasi di kabupaten Sukabumi dan satu lokasi di Depok.
Selanjutnya harta berupa alat transportasi senilai Rp1,405 miliar berupa mobil merek jip Willys, tiga motor Harley Davidson, satu mobil Toyota Alphard, satu mobil merek Mazda, satu mobil merek Mercedes Benz dan satu mobil merek Volvo buatan Swedia yang dikatakan mobil paling aman di dunia itu.
Harta Sutiyoso masih berupa usaha pertanian, peternakan dan perikanan senilai Rp258,7 juta ditambah logam mulia dan barang seni sejumlah Rp622 juta.
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia itu tercatat juga memiliki kekayaan berupa giro dan setara kas lain sejumlah Rp9,312 miliar dan 232.807 dolar AS.
Pada rapat paripurna ke-36 DPR di masa sidang IV hari ini menerima dan memberikan dukungan kepada Sutiyoso sebagai Kepala BIN setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR pada 30 Juni 2015.
Ada beberapa pertimbangan Komisi I DPR menerima Sutiyoso sebagai calon kepala BIN menggantikan juniornya, Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Marciano Norman.
Konsideran ketiga terhadap Pangdam Jaya 1996-1997 tersebut adalah visi misi program dan pendalaman serta elaborasi isu fundamental yang menjadi tupoksi BIN baik politik, global, regional dan ekonomi dunia.