"Saling kunjung ini sudah menjadi tradisi warga, sehingga suasana Lebaran lebih semarak dan suka cita,"Toboali (Antara Babel) - Warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saling mengunjungi untuk mempererat tali silaturahim pada hari kedua Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah.
"Saling kunjung ini sudah menjadi tradisi warga, sehingga suasana Lebaran lebih semarak dan suka cita," kata salah satu warga Toboali, Abdul Kadir, Sabtu.
Menurut dia, Lebaran tahun ini cukup berbeda dibanding tahun lalu karena kondisi ekonomi warga yang melesu karena hasil dan harga timah, karet, sawit yang kurang baik.
"Saat ini perayaan Lebaran tahun ini kurang meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena kondisi ekonomi yang sedang lesu," ujarnya.
Namun demikian, kata dia, perekonomian yang melesu tidak mempengaruhi tradisi saling kunjung warga dalam memeriah Lebaran.
"Biasanya setelah saling kunjung ke rumah tetangga, teman dan saudara, warga mengisi Lebaran ini dengan berlibur ke pantai atau tempat wisata lain," ujarnya.
Demikian juga Usaman, warga Toboali lainnya yang mengaku saling kunjung dan saling bermaaf-maafan sudah menjadi tradisi warga dalam merayakan Idul Fitri.
"Pada hari pertama Lebaran kita mengunjungi orang tua, saudara dan kerabat dekat lainnya dan pada hari kedua dilanjutkan saling kunjung ke rumah tetangga, teman, kerabat jauh agar kembali fitri," ujarnya.
Pewarta: JuniardiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.