Lima TPS itu dinilai rawan karena letaknya sedikit lebih jauh dari pusat kecamatan, maka ini harus diawasi dengan ketat agar Pilkada 9 Desember 2015 berjalan aman dan lancar,"
Koba (Antara Babel) - Kepala Kepolisian Resor Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, AKBP Roy Ardhya Candra mengemukakan, lima tempat pemungutan suara (TPS) di daerah itu rawan sehingga diperlukan penjagaan yang lebih ketat.

"Kami akan menempatkan jumlah personel yang lebih banyak di lima TPS yang kami anggap sedikit lebih rawan dibanding TPS lainnya itu," katanya di Koba, Minggu.

Ia menjelaskan, lima TPS yang dianggap rawan tersebut terdapat di Pulau Nangka, Kecamatan Sungaiselan, Dusun C2 Kecamatan Lubuk Besar dan TPS di Kecamatan Namang.

"Lima TPS itu dinilai rawan karena letaknya sedikit lebih jauh dari pusat kecamatan, maka ini harus diawasi dengan ketat agar pilkada 9 Desember 2015 nanti berjalan aman dan lancar," ujarnya.

Ia menjelaskan, pola pengamanan yang dipersiapkan untuk mengamankan TPS yang dinilai rawan yaitu pola 1-1-2.

"Artinya di TPS yang dinilai rawan itu akan ada satu orang personel Polri dan dua orang Linmas yang akan mengamankan jalannya proses pemungutan suara," ujarnya.

Sedangkan untuk TPS yang dinilai aman dengan pola pengamanan 1-2-4 yaitu  satu orang polisi, dua TPS dan empat orang Linmas.

Pihaknya juga sudah mendirikan posko Gakkumdu yang bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Koba dan Panwaslu Kabupaten Bangka Tengah.

"Setiap laporan pelanggaran dalam Pilkada akan kami eliti. Jika mengandung unsur pidana, maka akan kami proses secara hukum," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026