Bupati Bangka Mulkan di Sungailiat, Minggu mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang diprioritaskan pembangunannya selain sektor unggulan lainnya.
Sektor pertanian terdiri dari lima sub sektor, yaitu tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.
Khusus sub sektor tanaman pangan atau persawahan, kata Mulkan, terus dikembangkan karena potensi sawah yang belum digarap petani masih cukup luas mencapai lebih dari 948,41 hektare.
Terdata luas area sawah di Kabupaten Bangka mencapai 2.948,41 hektare dan sekitar 2.000 hektar sudah digarap petani tersebar di sejumlah kecamatan dengan kemampuan produksi panen 6,4 ton per hektare.
Dikatakan, pihaknya merencanakan pembangunan irigasi sepanjang ratusan meter untuk membantu petani mempermudah mengaliri air di area sawah. Bahkan dia menyarankan dinas terkait segera memulai melakukan kegiatan pembangunan irigasi mengingat proses kegiatan memakan waktu tujuh bulan.
"Selain menyediakan sarana infrastruktur, pemerintah daerah juga memberikan dukungan bantuan benih, pupuk subsidi maupun peralatan kerja melalui masing - masing kelompok tani," katanya.
Bupati berkeyakinan, dengan dioptimalkan area persawahan produksi padi di daerahnya mengalami peningkatan dan membantu pemenuhan kebutuhan beras masyarakat.
"Pasokan kebutuhan beras masyarakat sebagian besar masih di pasok dari daerah penghasil beras seperti Palembang, Lampung, Jawa," ujarnya.
Mulkan menyarankan ke petani, untuk berkoordinasi dengan petugas penyuluh di lapangan jika mengalami kendala pengolahan lahan maupun saat menanam padi.
Selain sektor pertanian, kata Mulkan, pihaknya menetapkan berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata dan sektor lainnya yang berkelanjutan guna kepentingan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: KasmonoUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.