Pangkalpinang (ANTARA) - Universitas Bangka Belitung (UBB) menyosialisasikan program magister (S2) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Babel, karena sudah dibukanya program perkuliahan pascasarjana di UBB yang dimulai tahun akademik 2022/2023.

"Kita mengapresiasi Pemprov Babel yang telah memfasilitasi sosialisasi program magister ini. Semoga program magister ini dapat menjembatani ASN untuk melanjutkan pendidikan dan kariernya," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Nizwan Zuhri di Pangkalpinang, Selasa.

Nizwan mengatakan, pendaftaran dokumen program magister ini telah dimulai pada 17-31 Mei 2022 untuk gelombang pertama dan gelombang kedua 1-15 Juli 2022. Tahun ini UBB membuka tiga program S2, magister manajemen, hukum dan ilmu pertanian.

"Luar biasa karena untuk membuka program magister itu benar-benar dosen harus di bidang ilmu yang berkaitan, misalkan kemarin magister manajemen banyak yang nggak memenuhi syarat tapi Alhamdulillah ketiga program ini mendapatkan izin operasional dan bisa melaksanakan perkuliahan di tahun 2022 ini," kata Nizwan.

Nizwan menjelaskan, selama 15 tahun terkahir UBB memang fokus menguatkan program studi (prodi) S1, baru di tahun ini bisa melaksanakan program magister, untuk memberi peluang bagi mereka yang ingin melanjutkan pascasarjana.

"Pendaftaran pogram sudah kita buka dan perkuliahannya dimulai tahun ini juga," ujarnya.

Tak hanya program magister, tahun ini juga UBB membuka program studi (prodi) baru untuk jenjang S1, yakni perencanaan wilayah dan kota (PWK), Perencanaan Tangkap, Teknologi Informasi dan Teknologi Arsitektur.

"Semuanya akan mulai perkuliahan pada tahun 2022 ini tapi kemarin beberapa prodi tambahan ini belum  masuk di SNMPTN dan SBMPTN karena izinnya baru keluar sehingga masuknya di jalur mandiri atau SMMPTN," tambahnya.

Sementara, Assisten Administrasi Umum, Yunan Helmi mengaku merasa bangga, karena UBB saat ini telah memiliki 27 prodi yang bisa menjadi pilihan masyarakat untuk menuntut ilmu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Babel.

"UBB bisa menjadi tempat bagi ASN untuk menimba ilmu meningkatkan kapasitas dan kualitas serta menjadi bagian dari persyaratan bagi ASN untuk mengembangkan karier," ujarnya.

Sosialisasi ini dihadiri oleh ASN di lingkungan Pemprov Babel, dan dikoordinir oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPDSMD) Babel. Kegiatan ini juga diisi oleh beberapa dosen di UBB.

Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026