Lokakarya jurnalistik ini bertujuan untuk menjadikan wartawan pesertanya mau dan mampu meliput dan melaporkan isu-isu perubahan iklim,,,,,,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Lembaga Pers Dr. Soetomo berkerjasama dengan Kedutaan Besar Norwegia menggelar lokakarya wartawan meliput perubahan iklim di Hotel Novotel, Pangkalpinang, Bangka Belitung.

"Lokakarya jurnalistik ini bertujuan untuk menjadikan wartawan pesertanya mau dan mampu meliput dan melaporkan isu-isu perubahan iklim, khususnya dalam kaitan kerusakan hutan dan program REDD+ setempat," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr. Soetomo, Priyambodo RH di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan lokakarya tersebut, pihaknya mendatangkan dua narasumber dari BLHD Provinsi Bangka Belitung, Eko Kurniawan dan Pjs Walhi Bangka Belitung, Irhash Ahmady.

"Untuk pihak BLHD mengisi materi tentang kebijakan instansinya terhadap semua yang berhubungan dengan lingkungan. Sedangkan dari pihak Wahmi memberikan materi pulau-pulau kecil di Babel dalam bayangan perubahan iklim," ungkapnya.

Ia menyebutkan, untuk mencapai tujuan dari lokakarya tersebut, pihaknya memiliki dua jurus strategi yakni dengan memperkaya wawasan wartawan tentang perubahan iklim dan dengan cara meningkatkan mutu peliputan wartawan tentang isu ini.

"Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam jurus strategi yang pertama yakni berupa ceramah dan diskusi dengan pembicara ahli tentang perubahan iklim. Selain itu, peserta menerima sejumlah bahan acuan tertulis," katanya.

Sedangkan strategi kedua bisa dicapai dengan kegiatan-kegiatan seperti pembahasan tulisan pralokakarya peserta, pemaparan teknik efektif meliput perubahan iklim dan pelatihan menulis feature interpretatif bermateri paparan pembicara ahli.

Selain itu kegiatan lain yang dilakukan yakni menelusuri bahan perubahan iklim lewat Internet, menulis feature atau artikel berkedalaman setelah lokakarya serta evaluasi atas tulisan pascalokakarya.

"Lokakarya ini diharapkan setiap wartawan peserta lokakarya di masing-masing kota tempat lokakarya berlangsung akan menulis feature atau artikel berkedalaman tentang perubahan iklim, khususnya mengenai kerusakan hutan, penanggulangannya lewat adaptasi, mitigasi, dan dalam kaitan proyek REDD+ setempat," katanya.


Pewarta: Try Mustika Hardi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026