Dalam serangan ini Prancis mengerahkan pesawat tempur-pesawat tempur buatannya, Rafale.
"Prancis menghantam Daesh (ISIS) di Suriah tadi malam di Raqqa... Serangan ini bukan yang pertama, tidak pula akan menjadi yang terakhir," kata Le Drian kepada radio Europe 1.
"Jet-jet Rafale Prancis melepaskan bom-bom ke kamp pelatihan ini dan target-target itu terkena," sambung dia.
Editor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.