Kita tidak tahu pasti asap itu dari mana asalnya apakah dari luar provinsi ini atau dari daerah sendiri, maka itu diharapkan BPBD selalu siap siaga dan sering turun ke lokasi-lokasi yang dianggap rawan kabut asap."
Pangkalpinang (Antara Babel) - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk lebih aktif di lapangan atau sering turun ke daerah-daerah yang rawan bencana seiring kabut asap yang masih terjadi di beberapa daerah itu.

"Kita tidak tahu pasti asap itu dari mana asalnya apakah dari luar provinsi ini atau dari daerah sendiri, maka itu diharapkan BPBD selalu siap siaga dan sering turun ke lokasi-lokasi yang dianggap rawan kabut asap," kata Hidayat di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan, kabut asap di daerah ini belum termasuk kategori darurat asap namun kita harus tetap waspada agar dapat terhindar dari bencana apapun. Seluruh elemen masyarakat juga harus bekerjasama dengan baik.

"Hingga kini belum ada ditetapkan tersangka di daerah ini yang menyebabkan timbulnya kabut asap itu karena kemunculannya yang cukup tebal belum dapat dipastikan akibat kebakaran lahan di daerah ini, bisa saja kiriman dari luar provinsi," ujarnya.

Ia juga meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera memantau ke lapangan di daerah-daerah rawan kabut asap agar warga yang terkena dampak dari kabut itu segera mendapatkan pertolongan.

"saya juga meminta agar Dinkes mengecek ke lapangan karena pembagian masker saja belum cukup dan belum tentu seluruh warga kebagian dan kita tidak tahu kondisi di daerah-daerah terpencil yang belum dapat masker sedangkan daerah itu rawan kabut asap," ujarnya.

Ia mengimbau agar warga tidak sembarangan membakar hutan atau membuka lahan dengan cara dibakar apalagi lahan yang cukup luas sampai berhektar karena akan menimbulkan kabut asap yang dapat membahayakan kesehatan.

"Sekarang ini masih kemarau jadi sangat rawan terjadi kebakaran hutan dan dengan cepat menyebar karena dibantu angin, maka itu hindarilah akivitas yang dapat merugikan kesehatan itu agar kita dapat menghirup udara yang bersih," ujarnya.

Pewarta: Mulki
Editor : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026