Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel), meminta petugas Sensus Pertanian 2013 (ST2013) mendampingi petani mengisi data untuk mempercepat kegiatan sensus yang dimulai Rabu (1/5) hingga Jumat (31/5).


"Apabila tidak didampingi, tentu petani akan kesulitan mengisi formulir data sensus pertanian, karena tingkat pendidikan petani yang masih rendah," ujar Staf Ahli Bidang Pertambangan dan Energi Babel, Asrizal di Pangkalpinang, Rabu.


Ia menjelaskan, sebagian besar, petani dan nelayan di Babel, hanya tamatan Sekolah Dasar (SD), bahkan sebagian mereka tidak bisa tulis baca, sehingga menjadi kendala bagi pemerintah daerah untuk menyukseskan sensus pertanian ini.


"Saya menilai bentuk formulir pendataan sensus ini cukup membingungkan petani, sehingga potensi kesalahan pengisian data mulai dari pengisian identitas petani hingga produksi usaha tani cukup besar, pada akhirnya akan memperlambat kegiatan sensus ini," ujarnya.


Menurut dia, apabila petugas sensus hanya menitipkan formulir tersebut, tanpa didampingi tentu data yang diperoleh kurang akurat, sehingga mempengaruhi kebijakan pemerintah daerah untuk meningkatkan pembangunan sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan yang kurang tepat sasaran.


"Apabila petugas tidak mendampingi petani mengisi formulir pendataan tersebut, kemungkinan petani tidak akan mengisi formulir tersebut, karena mereka tidak mengetahui apa-apa saja yang harus diisi, apalagi kebiasaan petani yang tidak mau susah apabila mereka menemukan kendala," ujarnya.


Ia mengatakan, sensus pertanian yang dilakukan sekali dalam 10 tahun ini penting, sebagai gambaran secara aktual mengenai kondisi pertanian di Babel, selanjutnya perencanaan pembangunan pertanian dapat disusun dengan lebih cermat dan akurat.


"Potensi pertanian di Babel secara rinci akan tergambar  dari data hasil sensus ini, untuk itu, pihaknya mengharapkan petugas untuk mendampingi petani mengisi formulir data dan petani juga diminta petani, nelayan dan pelaku usaha pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan untuk memberikan data yang sebenar-benarnya kepada petugas agar data tersebut akurat, terbaru, terpecaya sebagai dasar pengambilan kebijakan sektor pertanian ini," ujarnya.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Babel, total petugas sensus pertanian sebanyak 1.212 orang.


Dari 1.212 orang petugas tersebut tersebar di kabupaten/kota dengan rincian petugas di Kabupaten Bangka sebanyak 304 orang, Belitung 168 orang, Bangka Barat 184 orang, Bangka Tengah 168 orang, Bangka Selatan 208 orang, Belitung Timur 108 orang dan Kota Pangkalpinang 72 orang petugas.

Pewarta: pewarta: aprionis
: Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026