Kemarin pasokan yang masuk sekitar 100 kilogram dan setelah dilakukan penyortiran daun bawang yang layak untuk dijual hanya sekitar 40 kilogram,,,,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok daun bawang di pasar-pasar Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kurang akibat pasokan tersendat karena sering terjadi penundaan pelayaran kapal pengangkut barang.
"Kemarin pasokan yang masuk sekitar 100 kilogram dan setelah dilakukan penyortiran daun bawang yang layak untuk dijual hanya sekitar 40 kilogram, dan tentu saja itu tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan," kata seorang pedagang, Rei, Rabu.
Ia menjelaskan, kurangnya stok berdampak langsung terhadap kenaikan harga menjadi Rp25.000 dibanding sebelumnya Rp18.000 per kilogram, sedangkan harga bumbu masakan lainnya seperti jahe bertahan Rp18.000, bawang merah Rp21.000 dan bawang putih Rp22.000 per kilogram.
"Stok daun bawang yang banyak terbuang itu karena terlalu lama dalam perjalanan," ujarnya.
Menurut dia, konsumen lebih memilih membeli daun bawang dari luar karena kualitasnya lebih bagus dibanding daun bawang lokal.
Demikian juga Nessi, pedagang lainnya mengakui stok daun bawang terbatas bahkan beberapa pedagang sempat tidak kebagian pasokan.
Ia berharap semoga pasokan kembali lancar dan stok mencukupi sehingga dapat memenuhi permintaan konsumen dan harga kembali stabil.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.