Pangkalpinang (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menekan inflasi pada Agustus 2022 sebesar 0,59 persen di tengah ancaman resesi global yang berimbas pada krisis pangan.

"Kami bersyukur Babel mampu mengendalikan inflasi pada Agustus 2022 sebesar 6,38 persen atau turun 0,59 persen dibandingkan bulan sebelumnya 6,97 persen," kata Koordinator Anggota DPD RI Dapil Provinsi Kepulauan Babel Darmansyah di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, Provinsi Kepulauan Babel merupakan salah satu daerah dari 10 provinsi di Indonesia yang berhasil menekan inflasi, sehingga pemerintah pusat mengalokasikan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp10,81 miliar untuk mengoptimalkan upaya pengendalian inflasi.

"Ini patut diapresiasi, apalagi Babel merupakan provinsi kepulauan yang kebutuhan pokok masyarakatnya masih mengandalkan pasokan dari luar daerah," ujarnya.

Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Ridwan Djamaluddin mengapresiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang sudah bekerja dengan baik dalam menekan inflasi ini.

"Kami akan terus bekerja keras karena pemerintah pusat menargetkan inflasi nasional di bawah 5 persen," katanya.

Menurut dia dalam menekan inflasi ini, pihaknya terus melakukan berbagai upaya seperti memperlancar pasokan berbagai kebutuhan masyarakat di pintu-pintu masuk pelabuhan.

Selain itu, pihaknya sudah menginstruksikan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan agar lebih memfokuskan pada peningkatan kapasitas produksi pada komoditas pangan serta pemanfaatan teknologi di bidang pertanian.

"Saat ini kami menggencarkan gerakan penanaman tanaman cepat panen seperti cabai, bawang, padi dan sayur mayur lainnya dengan memanfaatkan lahan bekas penambangan bijih timah, guna menjaga stabilitas harga komoditas tersebut," katanya.

 

Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026