Pembinaan ini sebagai upaya untuk memberikan keahlian bertanam lada dan sebagai modal para penghuni lapas saat keluar dari penjara.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pengelolaan, Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L) mengajari seluruh warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Tuatunu untuk berbudi daya lada.

"Pembinaan ini sebagai upaya untuk memberikan keahlian bertanam lada dan sebagai modal para penghuni lapas saat keluar dari penjara," kata Kepala BP3L Babel, Zainal Arifin di Pangkalpinang, Jumat.
    
Menurutnya, melalui kegiatan bertanam lada dapat memberikan nilai positif dan menumbuhkan karakter mandiri para penghuni lapas
    
"Bertanam lada bukan hal yang sulit asalkan memiliki kemauan sehingga untuk memulai kehidupan baru para penghuni lapas saat masa tahanannya habis, bisa memulai dengan bertanam lada," katanya.

Ia mengatakan bantuan lada yang disalurkan untuk lapas sebanyak 3.000 bibit yang ditanam di lahan seluas dua hektar yang berada di seputaran lapas.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memberikan contoh yang baik kepada pihak lapas dan seluruh masyarakat akan pentingnya komoditi lada untuk mendorong perekonomian di Babel.

Dengan harapan, agar pertanian lada di masyarakat nantinya bisa lebih diutamakan dan bisa ada kerjasama di dalam peningkatan dari sektor pertanian, katanya.



Pewarta: Septi Artiana
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026