"Saya dulu kerja di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), sehingga basic-nya teknologi. Kami berkeyakinan bahwa jika negeri ini mau maju, ada 3 parameter kunci yang harus kita kelola, yakni Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan Iptek," kata Ridwan Djamaluddin di Pangkalpinang, Senin.
Ridwan mengatakan, kita tidak bisa hanya memanfaatkan SDA saja, diperlukan SDM yang mumpuni, juga teknologi yang mendukungnya.
"Seperti dari tahun berapa hingga sekarang, timah masih dijual mentah, nah sekarang sudah diharuskan menjualnya dalam keadaan sudah diolah, lalu mengolahnya ini tentu memanfaatkan teknologi," ujarnya.
Contoh lainnya, dulu Indonesia sebagai eksportir minyak mentah, kini malah menjadi importir. Inilah maka dari itu, diperlukan pengelolaan tiga parameter tersebut.
"Jadi, yang bisa kita lakukan, SDA-nya kita syukuri, kemudian SDM dan ipteknya jangan dilupakan," kata Pj Gubernur.
Narasumber lain dalam dialog kali ini di antaranya: DPR RI Dapil Provinsi Kep. Babel Periode 2019-2024 Bambang Patijaya, Gubernur Kep. Babel Periode 2017-2022 Erzaldi Rosman, Staf Dirut PT Timah Bidang Kajian Strategis Komunikasi Masyarakat Wirsa, Akademisi Ketua Umum DPD IMM Babel 2018-2020 Ari Juliansyah, Tokoh Adat Bangka Belitung Bustami Rahman, Praktisi Ekonomi Ketua Umum MW KAHMI Babel Basit Sucipto, Rektor Universitas Bangka Belitung Ibrahim, dan Tokoh Pemuda Babel Muhammad Irham.
Pj Gubernur dalam hal ini sangat mendukung kegiatan seperti ini, dan berpesan kepada para generasi muda, untuk tetap kritis, memberi saran kepada pemerintah, juga, mau diajak dialog interaktif seperti ini demi kemajuan Babel.
Pewarta: Elza ElviaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.