• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Rabu, 28 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Hoaks! Video rekaman penumpang detik-detik jatuhnya pesawat ATR 42-500

      Hoaks! Video rekaman penumpang detik-detik jatuhnya pesawat ATR 42-500

      Selasa, 27 Januari 2026 21:37

      Pesawat Smart Air diduga jatuh karena gagal take off

      Pesawat Smart Air diduga jatuh karena gagal take off

      Selasa, 27 Januari 2026 19:18

      Pesawat Smart Air mendarat darurat karena gangguan mesin

      Pesawat Smart Air mendarat darurat karena gangguan mesin

      Selasa, 27 Januari 2026 16:27

      DPR setujui Polri tetap di bawah Presiden, bukan kementerian

      DPR setujui Polri tetap di bawah Presiden, bukan kementerian

      Selasa, 27 Januari 2026 16:21

      Indonesia perketat awasi pelaku perjalanan dari luar negeri cegah virus Nipah

      Indonesia perketat awasi pelaku perjalanan dari luar negeri cegah virus Nipah

      Selasa, 27 Januari 2026 15:31

  • Mancanegara
      Israel tetap larang jurnalis asing masuk Gaza meski Rafah dibuka

      Israel tetap larang jurnalis asing masuk Gaza meski Rafah dibuka

      Selasa, 27 Januari 2026 21:34

      Prancis sahkan RUU larangan media sosial bagi anak-anak

      Prancis sahkan RUU larangan media sosial bagi anak-anak

      Selasa, 27 Januari 2026 17:10

      Kepala NATO tolak gagasan Eropa membela diri sendirian

      Kepala NATO tolak gagasan Eropa membela diri sendirian

      Selasa, 27 Januari 2026 9:05

      Sekjen PBB: hukum global sedang digantikan oleh hukum rimba

      Sekjen PBB: hukum global sedang digantikan oleh hukum rimba

      Selasa, 27 Januari 2026 9:01

      Emas tembus 5.000 dolar AS untuk kali pertama

      Emas tembus 5.000 dolar AS untuk kali pertama

      Senin, 26 Januari 2026 19:54

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Polres Bangka Barat tanam pohon di puncak Menumbing

        Polres Bangka Barat tanam pohon di puncak Menumbing

        Sabtu, 24 Januari 2026 21:41

        "Seribu Pohon Untuk Negeri" PT Timah tanam 1.400 pohon buah-buahan

        Jumat, 23 Januari 2026 10:28

        PT Timah tanam belasan ribu mangrove lestarikan Pulau Kundur

        PT Timah tanam belasan ribu mangrove lestarikan Pulau Kundur

        Senin, 19 Januari 2026 17:38

        Hiu paus dan laut yang diuji

        Hiu paus dan laut yang diuji

        Senin, 19 Januari 2026 8:41

        KLH susun dokumen kajian habitat pesisir - laut Babel

        KLH susun dokumen kajian habitat pesisir - laut Babel

        Selasa, 13 Januari 2026 23:07

    • Olahraga
        Jadwal Liga Champions 2025/26: big match Napoli vs Chelsea

        Jadwal Liga Champions 2025/26: big match Napoli vs Chelsea

        Selasa, 27 Januari 2026 21:30

        Mantan presiden FIFA dukung seruan boikot Piala Dunia 2026 di AS

        Mantan presiden FIFA dukung seruan boikot Piala Dunia 2026 di AS

        Selasa, 27 Januari 2026 19:43

        Peringkat dunia BWF tunggal putra Pekan ke-5: Alwi Farhan tembus 15 besar

        Peringkat dunia BWF tunggal putra Pekan ke-5: Alwi Farhan tembus 15 besar

        Selasa, 27 Januari 2026 17:02

        Jadwal Thailand Masters 2026: Sembilan wakil Indonesia memulai perjuangan

        Jadwal Thailand Masters 2026: Sembilan wakil Indonesia memulai perjuangan

        Selasa, 27 Januari 2026 9:11

        PSG datangkan pemain muda Dro Fernandez dari Barcelona

        PSG datangkan pemain muda Dro Fernandez dari Barcelona

        Selasa, 27 Januari 2026 8:48

    • Gaya Hidup
        Pertanyaan yang sebaiknya tak dilontarkan pada orang berduka

        Pertanyaan yang sebaiknya tak dilontarkan pada orang berduka

        Senin, 26 Januari 2026 19:53

        Vokalis Element Lucky Widja meninggal dunia

        Vokalis Element Lucky Widja meninggal dunia

        Senin, 26 Januari 2026 9:20

        Slank pukau ribuan masyarakat Babel di SOB Vol 5

        Slank pukau ribuan masyarakat Babel di SOB Vol 5

        Minggu, 25 Januari 2026 21:17

        Harry Styles rilis lagu baru

        Harry Styles rilis lagu baru "Aperture" dan bersiap akan gelar tur

        Jumat, 23 Januari 2026 20:20

        Teknologi AI dorong transformasi fungsi SDM dari peran administratif jadi mitra strategis bisnis

        Teknologi AI dorong transformasi fungsi SDM dari peran administratif jadi mitra strategis bisnis

        Jumat, 23 Januari 2026 10:45

    • Opini
        Mengapa Indonesia harus gabung Board of Peace

        Mengapa Indonesia harus gabung Board of Peace

        Selasa, 27 Januari 2026 19:48

        Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju: Refleksi 76 Tahun Menjaga Kedaulatan di Era Digital

        Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju: Refleksi 76 Tahun Menjaga Kedaulatan di Era Digital

        Senin, 26 Januari 2026 8:08

        Garuda Indonesia: 77 tahun mengudara, menghubungkan nusantara dan dunia

        Garuda Indonesia: 77 tahun mengudara, menghubungkan nusantara dan dunia

        Senin, 26 Januari 2026 7:36

        Forum Perdamaian Desa sebagai ruang mediasi dalam menjaga kerukunan masyarakat

        Forum Perdamaian Desa sebagai ruang mediasi dalam menjaga kerukunan masyarakat

        Minggu, 25 Januari 2026 21:37

        11 tahun perjalanan Bank Mandiri Taspen: Dari inovasi hingga dedikasi untuk para pensiunan

        11 tahun perjalanan Bank Mandiri Taspen: Dari inovasi hingga dedikasi untuk para pensiunan

        Jumat, 23 Januari 2026 9:30

    • English News
        Cara mengajarkan puasa pada anak, bertahap dan tanpa tekanan

        Cara mengajarkan puasa pada anak, bertahap dan tanpa tekanan

        Senin, 26 Januari 2026 21:00

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Dua KRI tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang untuk cegah peredaran timah ilegal

          Dua KRI tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang untuk cegah peredaran timah ilegal

          Minggu, 18 Januari 2026 12:36

          Pelindo Pangkalbalam gandeng LKBN Antara Babel perkuat kerja sama informasi publik

          Pelindo Pangkalbalam gandeng LKBN Antara Babel perkuat kerja sama informasi publik

          Senin, 12 Januari 2026 16:15

          KRI Silas Papare-386 sandar di Belinyu

          KRI Silas Papare-386 sandar di Belinyu

          Minggu, 11 Januari 2026 19:06

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Selasa, 6 Januari 2026 11:53

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

      • Video
        • Babel upayakan perluasan cakupan penerima manfaat MBG dengan cara ini

          Babel upayakan perluasan cakupan penerima manfaat MBG dengan cara ini

          Selasa, 27 Januari 2026 19:48

          Pemprov Babel sambut baik HPM Timah karena penambang juga dapat untung

          Pemprov Babel sambut baik HPM Timah karena penambang juga dapat untung

          Senin, 26 Januari 2026 17:50

          Babel perkuat regulasi sektor pertambangan mineral

          Babel perkuat regulasi sektor pertambangan mineral

          Jumat, 23 Januari 2026 22:07

          Pengelolaan sampah berbasis teknologi hadir di Pangkalpinang

          Pengelolaan sampah berbasis teknologi hadir di Pangkalpinang

          Jumat, 23 Januari 2026 14:46

          Insan Pelabuhan Pangkalbalam senam K3

          Insan Pelabuhan Pangkalbalam senam K3

          Jumat, 23 Januari 2026 10:09

      Cerita mereka dari tempat perlindungan

      Oleh Virna P Setyorini Jumat, 23 Desember 2022 22:05 WIB

      Cerita mereka dari tempat perlindungan

      Kuala Lumpur (ANTARA) - Pada akhir pekan awal Desember lalu, Ami, sebut saja namanya begitu, pekerja Indonesia asal Salatiga, Jawa Tengah, bercerita dari tempat berlindungnya (shelter) di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.

      Perempuan berusia 41 tahun tersebut sedang menjalani proses persidangan di pengadilan Malaysia untuk mendapatkan hak asuh anaknya. Sudah sekitar 2 bulan dirinya berada dalam shelter dan kini sedang menunggu jadwal sidang banding.

      Ami yang mengaku kali pertama datang ke Malaysia pada tahun 2009 itu sempat bekerja selama 6 tahun di negeri jiran. Ia lalu menikah secara agama dengan warga Malaysia dan kemudian mereka memiliki seorang anak.

      Namun, hubungan dengan suaminya akhirnya tidak berjalan baik hingga keduanya memutuskan berpisah. Anak perempuannya kemudian diasuh oleh ayahnya.

      Jika sebelum kembali ke Tanah Air ia masih bisa bertemu anak perempuannya yang ketika itu berusia 2 tahun, maka setelah kembali ke Indonesia dan pandemi COVID-19 terjadi, dirinya tidak bisa lagi menjenguk anaknya. Rasa kangen Ami sudah tidak tertahan.

      “Saya datang sekarang untuk mengambil anak saya,” ujar Ami yang sudah 2 tahun belum melihat putrinya lagi.

      Selama proses persidangan itu ia tinggal di shelter bersama 19 warga negara Indonesia (WNI) lainnya yang juga sedang memiliki masalah. Ami meminta doa, agar bisa membawa serta anaknya kembali ke Indonesia.

      Shelter KJRI Johor Bahru, Malaysia, Minggu (4/12/2012). (ANTARA/Virna P Setyorini)

      Ada pula Ati, nama samaran. Perempuan paruh baya asal Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta itu sudah 2 minggu berada di shelter KJRI Johor Bahru, menunggu untuk dipulangkan ke Indonesia.

      Perempuan 59 tahun itu bilang, salah satu kakinya patah setelah terjatuh di tempat kerja. Kejadiannya saat perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur atau Festival Kue Bulan sekitar 3 bulan lalu.

      Dengan kondisi itu, lansia yang mengaku sebelumnya bekerja merawat orang jompo itu mengalami kesulitan untuk bekerja hingga akhirnya majikannya mengeluarkannya dengan gaji tidak dibayarkan.

      “Tujuh tahun di Malaysia, datang 2016, ikut Pak Taufik,” kata Ati, menyebutkan nama agen yang membawanya ke Malaysia.

      Kerabatnya di Yogyakarta sudah tahu dirinya ada di shelter KJRI, tapi tidak dengan anak-anaknya yang bekerja di Kalimantan. Ati yang juga pernah bekerja di Arab Saudi itu mengatakan tidak mau membuat anak-anaknya khawatir dengan menceritakan kondisinya saat ini.

      Ati sempat berlinang dan segera menyekanya dengan ujung hijab. Dengan suara lirih, ia meminta tolong agar dirinya dapat segera dipulangkan ke Yogyakarta.

      Lalu ada Rena, juga nama yang disamarkan, dari Purwokerto, Jawa Tengah. Ia sudah 2 minggu ada di shelter dan mengaku ingin segera pulang. Ini kali kedua dirinya datang ke Malaysia untuk bekerja, dan mengaku diajak temannya masuk melalui Batam dengan kapal.

      “Biasa, membantu orang tua bayar utang,” kata Rena singkat saat ditanya alasan mau bekerja di Malaysia tanpa dokumen.

      Cerita yang hampir sama juga terdengar dari Ivon, pekerja asal Surabaya yang belum sampai sebulan di Malaysia.

      Sebelum mendapat sponsor dari seorang agen tenaga kerja di Tangerang yang tidak ia ketahui namanya, Ivon mengatakan sempat bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Jakarta. Bersama dengan beberapa orang teman, ia diselundupkan ke Malaysia dengan kapal dan masuk melalui Muar.

      Shelter KJRI Johor Bahru, Malaysia, Minggu (4/12/2012). (ANTARA/Virna P Setyorini)

      Mereka akhirnya berpencar saat terkena Razia aparat Malaysia. Itu menjadi alasan mengapa dirinya kini ada di shelter KJRI Johor Bahru dan juga menunggu untuk dipulangkan ke Indonesia.

      Ivon memiliki seorang anak yang sekarang duduk di kelas 1 SD di Surabaya, sedangkan suaminya bekerja di Jakarta. Sekarang dirinya hanya ingin bisa pulang dan bisa berkumpul lagi dengan anaknya.

      Masih ada lagi pekerja Indonesia yang bermasalah karena tidak memiliki dokumen yang sah untuk dapat bekerja secara legal di Malaysia yang menunggu pemulangan ke Tanah Air di sana. Ada yang berasal dari Banyuwangi, Cirebon, Karawang, Bali, Ambon, Jakarta dan Bengkulu.

      Ada pula dari mereka yang baru datang empat hari, hanya memiliki paspor dan mengaku tidak mengetahui jika perlu ada dokumen lain yang dibutuhkan untuk bisa bekerja di Malaysia.

      Persoalan yang dihadapi

      Bermacam-macam persoalan WNI hadapi hingga akhirnya mereka lari atau diantar ke Kantor Perwakilan RI di Malaysia. Pada umumnya mereka mengalami kekerasan rumah tangga, tidak kuat bekerja, hingga bermasalah dengan agensi atau majikan.

      Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Johor Bahru Eri Kananga mengatakan rata-rata yang ada di shelter memang WNI yang menunggu dipulangkan ke Indonesia, atau seperti kasus Ami yang sedang menjalani proses persidangan.

      KJRI memberikan fasilitas berupa shelter, pendampingan hukum jika ada WNI yang menghadapi persidangan. “Kami menyediakan jasa pengacara juga. Kami konsultasi dengan pengacara bagaimana baiknya menghadapi permasalahan hukum tersebut,” ujar Eri.

      Faktor ekonomi dan pendidikan rata-rata menjadi alasan mereka memilih bekerja secara ilegal ketika tawaran-tawaran itu sampai kepada mereka. Jika saja ada pilihan penghasilan Rp2 juta di Indonesia dan Rp5 juta di luar negeri, meski harus melakukan semuanya secara ilegal dan penuh risiko, mereka memilih itu.

      “Namun, ketika sudah sampai, semua iming-iming pekerjaan dan penghasilan yang oknum agen pemberi kerja janjikan saat masih di Indonesia, ternyata tidak sesuai,” kata Ami menimpali.

      Kebanyakan cerita dari pekerja Indonesia yang lari dari rumah majikannya ke shelter karena sudah tidak kuat lagi bekerja. Ada yang ternyata harus melakukan dua pekerjaan, ada pula yang harus membersihkan seorang diri di rumah yang begitu besar.

      Shelter KJRI Johor Bahru, Malaysia, Minggu (4/12/2012). (ANTARA/Virna P Setyorini)

      Cerita lain yang rata-rata pekerja Indonesia hadapi yakni kurangnya waktu istirahat, tidak ada libur, tidak ada kesempatan untuk ibadah, dan kendala bahasa yang justru berakhir dengan omelan dari majikan.

      Sekalipun serumpun, bagi WNI yang baru datang ke Malaysia, cukup banyak yang menemui kendala bahasa. Dan persoalan lain, mereka kadang dikirim tanpa keterampilan atau keahlian apa pun.

      Persoalan gaji tidak dibayarkan juga sering sekali terjadi, bahkan ada yang sudah bekerja puluhan tahun namun tidak menerima gaji.

      Ada pula oknum-oknum yang mengirim mereka yang berusia di atas 50 tahun. Padahal sesuai aturan maksimal usia untuk Tenaga Kerja Indonesia Penata Laksana Rumah Tangga (TKI PLRT) 45 tahun.

      Rumitnya pemulangan

      Tidak jarang ketika cara pekerja PLRT tadi tidak sesuai dengan yang diharapkan majikan, mereka akan dipulangkan. Kebanyakan mereka diantarkan atau dilepas begitu saja dan diarahkan naik bus untuk pulang melalui pelabuhan di Johor Bahru, meski awalnya mereka berada di Penang atau Kuala Lumpur.

      Pada akhirnya mereka akan datang ke KJRI Johor Bahru, supaya bisa dipulangkan ke Indonesia. Ada yang proses pengembaliannya cepat, jika Konsulat Jenderal mengetahui agensi yang membawa mereka ke Malaysia. Karena, agensilah yang dimintai pertanggungjawaban terlebih dulu.

      Namun, banyak juga yang sama sekali tidak tahu agensinya, tidak tahu dan tidak memiliki kontak ke kampung halamannya, sama sekali tidak memiliki dokumen bahkan kartu tanda penduduk (KTP).

      KJRI butuh waktu lebih lama untuk menelusuri kerabat mereka di kampung. Mereka akan mencari lewat jejaring di pemerintahan kabupaten/kota berdasarkan informasi sangat minim yang dimiliki. Dengan kondisi seperti itu, terkadang bisa hitungan bulan untuk memproses pemulangan WNI bermasalah ke Indonesia.

      Persoalan lain yang menghadang KJRI jika mereka tidak dapat berbahasa Indonesia dan hanya bisa berbahasa daerahnya. Terpaksa harus mendatangkan orang yang paham bahasa daerah tersebut untuk bisa menggali informasi dan melakukan verifikasi.

      Semua upaya tentu dilaksanakan, sampai akhirnya mereka dapat kembali ke Tanah Air.

      *Bersambung ke artkel berjudul "Menengok shelter KJRI Johor Bahru"

      Baca juga: Menengok "shelter" KJRI Johor Bahru

      Editor : Bima Agustian
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      PMI Bangka Selatan bersama Lanal Babel kumpulkan 14 kantong darah

      PMI Bangka Selatan bersama Lanal Babel kumpulkan 14 kantong darah

      17 Januari 2026 16:57

      PMI Bangka Barat kirim bantuan APD ke relawan di Aceh

      PMI Bangka Barat kirim bantuan APD ke relawan di Aceh

      14 Desember 2025 20:09

      Imigrasi: Ekonomi pasca-penurunan timah picu TPPO di Bangka Tengah

      Imigrasi: Ekonomi pasca-penurunan timah picu TPPO di Bangka Tengah

      3 Desember 2025 18:40

      PMI Bangka Selatan masif lakukan kegiatan donor darah penuhi ketersediaan stok darah

      PMI Bangka Selatan masif lakukan kegiatan donor darah penuhi ketersediaan stok darah

      2 Desember 2025 13:36

      PMI Bangka penuhi distribusi ratusan kantong darah per bulan

      PMI Bangka penuhi distribusi ratusan kantong darah per bulan

      27 November 2025 18:39

      Komisi IX DPR dorong Pemprov Babel lebih mengaktifkan BLK cegah PMI ilegal

      Komisi IX DPR dorong Pemprov Babel lebih mengaktifkan BLK cegah PMI ilegal

      25 November 2025 14:29

      RSUD Kriopanting Payung Bangka Selatan perkuat stok darah PMI

      RSUD Kriopanting Payung Bangka Selatan perkuat stok darah PMI

      25 November 2025 10:12

      Pemkab Bangka: Lomba PMR asah keterampilan para pelajar

      Pemkab Bangka: Lomba PMR asah keterampilan para pelajar

      23 November 2025 19:03

      Terpopuler

      Harga emas Antam hari ini naik lagi

      Harga emas Antam hari ini naik lagi

      Harga emas Antam hari ini meroket Rp30.000 per gram

      Harga emas Antam hari ini meroket Rp30.000 per gram

      Rekap hasil Indonesia Masters 2026: Enam wakil tuan rumah ke semifinal

      Bulu tangkis

      Rekap hasil Indonesia Masters 2026: Enam wakil tuan rumah ke semifinal

      Harga emas Antam hari ini 23 Januari melonjak drastis Rp90.000 per gram

      Harga emas Antam hari ini 23 Januari melonjak drastis Rp90.000 per gram

      Harga emas Antam hari ini turun tipis

      Harga emas Antam hari ini turun tipis

      Top News

      • Pemkab Bangka Tengah menyalurkan alat bantu disabilitas

        Pemkab Bangka Tengah menyalurkan alat bantu disabilitas

        1 jam lalu

      • Bangka Tengah dukung sinergi program ketahanan pangan TNI

        Bangka Tengah dukung sinergi program ketahanan pangan TNI

        1 jam lalu

      • Kemenkum Babel tingkatkan kompetensi - talenta ASN

        Kemenkum Babel tingkatkan kompetensi - talenta ASN

        1 jam lalu

      • Bupati Bangka Tengah imbau warga tenang sikapi isu kelangkaan elpiji

        Bupati Bangka Tengah imbau warga tenang sikapi isu kelangkaan elpiji

        1 jam lalu

      • Gubernur Babel usulkan pembangunan RS Rehabilitasi Narkoba

        Gubernur Babel usulkan pembangunan RS Rehabilitasi Narkoba

        2 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA