Berdasarkan pantau di pasar-pasar di kota ini harga beras masih bertahan stabil yaitu Rp12.000 per kilogram, sedangkan stok di gudang-gudang distributor masih tersisa sekitar 865 ton.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga beras di pasar-pasar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, stabil karena stok cukup untuk memenuhi permintaan dan pasokan lancar.

"Berdasarkan pantau di pasar-pasar di kota ini harga beras masih bertahan stabil yaitu Rp12.000 per kilogram, sedangkan stok di gudang-gudang distributor masih tersisa sekitar 865 ton," kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi di Pangkalpinang, Jumat.

Stok beras sebanyak 860 ton tersebut tersebar di gudang CV. Purnama sebanyak 600 ton, di Toko Akon sebanyak 200 ton, di PT. Sumber Pangan 50 ton dan di CV. Cahaya Abadi 15 ton.

Ia mengatakan, stok beras yang tersedia di gudang-gudang distributor saat ini akan bertambah sebelum persediaannya menipis untuk menjaga kestabilan harga.

"Pasokan didatangkan secara kontinu dari luar provinsi ini seperti dari Jawa, Palembang, Medan dan lainnya agar dapat memenuhi permintaan yang cenderung normal, selain itu juga untuk menghindari gejolak harga akibat keterbatasan bahan pokok," ujarnya.

Ia mengatakan warga tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok tersebut pascabanjir karena stok komoditas tersebut terhindar dari rendaman banjir yang melanda kota itu.

"Banjir yang melanda hampir sebagian provinsi ini pada Senin (8/2) hingga Selasa (9/2) tidak memberikan dampak buruk terhadap persediaan dan harga komoditas itu, hanya saja perekonomian warga sedikit menurun akibat mengalami kerugian,"ujarnya.

Ia mengatakan, akan terus melakukan pemantauan terhadap persediaan dan harga komoditas itu untuk memastikan pedagang tidak melakukan hal yang dapat merugikan koknsumen.

"Kami melakukan pemantauan harga setiap hari terutama di pasar-pasar besar yang banyak dikunjungi warga," ujarnya.


Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026