"Kami sengaja memilih daerah Kabupaten Bangka, sebagai salah satu tujuan kunjungan kerja karena mengingat pengelolaan sektor pariwisatanya cukup bagus terutama yang dilakukan oleh pihak ketiga,"
Sungailiat (Antara Babel) - Sejumlah anggota Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur, melakukan kunjungan kerja studi disektor pariwisata di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.


"Kami sengaja memilih daerah Kabupaten Bangka, sebagai salah satu tujuan kunjungan kerja karena mengingat pengelolaan sektor pariwisatanya cukup bagus terutama oleh yang dilakukan oleh pihak ketiga," kata Wakil Ketua DRPD Trenggalek, Hj.Miklasianti di Sungailiat, Senin.


Dikatakan, letak geografis wilayah Kabupaten Trenggalek memiliki kesamaan dengan wilayah Kabupaten Bangka yakni wilayah pesisir pantai laut selatan. Dimana wilayah tersebut terdapat sejumlah objek wisata yang perlu dikembangkan agar diminati oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.


"Hanya saja saya akui sejumlah objek wisata yang dimilik Pemerintah Kabupaten Trenggalek belum optimal dalam pengelolaannya oleh pihak ketiga sebagai mitra usaha," jelasnya.


Menurutnya, selain kurang optimalnya keterlibatan pihak ketiga dalam pengelolaan sumber daya ini, infrastruktur pendukung juga belum maksimal, masih terdapat sejumlah kekuranga.


"Saya mengharapkan dengan kunjungan kerja ini dapat memberikan dampak positif terutama rumusan kerjasama dengan pihak ketiga dalam pemanfaatan sektor pariwisata sehingga pada akhirnya dapat meningkatan pendapatan Pemerintah Kabupaten Trengalek," ujarnya.


Anggota Komisi II DPRD Trenggalek yang diikuti 11 orang dari berbagai partai politik tersebut direncanakan melakukan studi banding selama beberapa hari.


Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Drs Asep Setiawan, menyambut baik kunjungan kerja anggota Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek untuk bejalar penggelolaan sektor pariwisata melalui kerjasama dengan pihak ketiga.


"Sektor pariwisata di Kabupaten Bangka menjadi sektor andalan setelah sektor strategis lainnya untuk membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai angka Rp2,5 miliar pada tahun 2012," katanya.


Ia mengatakan, keterlibatan pelaku usaha usaha sebagai mitra pihak ketiga menjadi peran penting dalam mengembangkan sektor pariwisata seperti kerjasama yang sudah berjalan dengan Eljohn Grup yang mengembangkan wisata pantai Matras Tenggiri dan lainnya.


"Hanya saja diakui pengelolaan pariwisata masih terdapat kendala seperti kegiatan penambangan biji timah dan tumpang tindih wilayah objek wisata dengan wilayah kehutanan," jelasnya.
     
     


Pewarta: Pewarta: Kasmono
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026