Kami sampaikan ke pengemudi taksi menahan diri tidak melakukan tindakan seperti tadi men-sweeping. Jangan ada provokator, kami akan tindak tegasJakarta (Antara Babel) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan mengancam provokator unjuk rasa yang menyebabkan aksi menjadi anarkis.
"Kami sampaikan ke pengemudi taksi menahan diri tidak melakukan tindakan seperti tadi men-sweeping. Jangan ada provokator, kami akan tindak tegas," kata Luhut dalam konferensi pers di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa.
Ia mengimbau dalam melakukan aksi, pengunjuk rasa memperhatikan aspek keamanan dan melakukannya sesuai peraturan.
"Demonstrasi itu hak konstitusi setiap warga negara, tetapi demonstrasi harus disesuaikan dengan peraturan. Demo harus ada izin, tempat ditentukan," kata Luhut.
Selanjutnya, unjuk rasa hanya dapat dilakukan pada pukul 06.00-18.00 WIB dan tidak ada aksi sweeping di dalamnya.
Ia memastikan pengunjuk rasa yang keluar dari koridor aturan aparat kemanan akan dilakukan tindakan.
Dalam kesempatan itu, Luhut juga mengapresiasi Kepolisian yang mengambil langkah cepat mengatasi keributan yang tidak diinginkan.
Ia menuturkan pertemuan untuk menuntaskan perbedaan agar tidak terjadi lagi aksi kekerasanakan dilakukan lagi besok.
Polda Metro Jaya mengingatkan pengunjuk rasa tidak melakukan aksi dengan anarkis dan hanya melakukan aksi di lokasi yang ditentukan.
Polda Metro Jaya telah mengamankan 83 pengemudi angkutan umum yang melakukan tindakan anarkis dalam unjuk rasa Selasa, dan hingga pukul 20.30 masih diproses.
Pewarta: Dyah Dwi AEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026