Sebelum persediaan menipis stok sudah bertambah oleh pasokan dari daerah sentra karena didatangkan secara kontinu dan pengiriman pasokan itu lancar
Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga kacang di pasar-pasar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertahan stabil karena pasokan dari sentra lancar dan stok dapat memenuhi permintaan.

"Sebelum persediaan menipis stok sudah bertambah oleh pasokan dari daerah sentra karena didatangkan secara kontinu dan pengiriman pasokan itu lancar," kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindsgkop Pangkalpinang, Eka Subehi di Pangkalpinang, Senin.

Harga kacang tanah bertahan Rp24.000 per kilogram, harga kacang hijau Rp21.000 per kilogram dan kacang kedelai Rp10.000 per kilogram.

Menurut dia, lancarnya pasokan karena panen petani dari daerah asal pengirim cukup maksimal sehingga setiap penambahan stok di gudang-gudang distributor di kota ini cukup banyak dan dapat memenuhi permintaan.

"Pasokan kacang-kacang itu didatangkan dari daerah sentra seperti dari Jawa atau Sumatera karena panen petani lokal masih minim dan belum dapat mencukupi permintaan," ujarnya.

Ia mengatakan, dengan lancarnya pasokan kacang maka kestabilan harga dapat terjaga sehingga warga tidak perlu khawatir terhadap pelonjakan harga.

"Lancarnya pasokan itu juga didukung oleh amannya jalur penyeberang di perairan provinsi itu sehingga distributor tidak kesulitan untuk menambah stok mereka di gudang-gudang," ujarnya.

Menurut dia, rata-rata pelaku usaha mendatangkan pasokan menggunakan jasa angkutan laut dibanding menggunakan jasa angkutan udara karena biaya pengiriman lebih murah.

"Mungkin untuk menghemat pengeluaran maka mereka lebih mengandalkan jasa angkutan laut namun jika gelombang cukup tinggi dan tidak memungkinkan untuk dilalui kapal laut bisa saja mereka menggunakan jasa angkutan udara untuk membawa pasokan kacang dari daerah sentra," ujarnya.



Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026