Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pusat Statistik Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar pelatihan sensus ekonomi 2016 gelombang kedua yang diikuti oleh 170 orang.
"Pelatihan SE ini guna memberikan pemahaman tentang tujuan, konsep, definisi dan tata cara pencacahan serta teknis dalam melakukan sensus ekonomi di lapangan," ujar Kepala BPS Pangkalpinang, Azhar, Selasa.
Ia mengatakan, untuk petugas cacah lapangan (PCL) sebanyak 127 dan petugas mengawas lapangan (PML) sebanyak 43 orang.
Ia menjelaskan, peserta pelatihan dibagi menjadi 6 kelas dengan masing-masing kelas sebanyak 25 hingga 30 orang.
"Kali ini merupakan pelatihan gelombang kedua yang dilaksanakan pada tanggal 18-20 April dan gelombang pertama pada tanggal 16-18 April," katanya.
Ia menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya mengulas aspek teknis tapi juga tata cara beretika saat melakukan wawancara dan komunikasi dengan responden.
Ia berharap, petugas benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik karena data SE merupakan data strategis dan dibutuhkan banyak pihak.
"Data yang diperoleh dari petugas SE akan menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan pemerintah, sebagai potret daya saing bisnis, untuk mengetahui besarnya peran usaha UKM dalam menyerap tenaga kerja dan sebagainya," katanya.
Ia juga berharap agar PCL dan PML dapat bekerja sama dengan baik supaya menghasilkan data yang akurat dan tepat.
"Peserta harus dapat memaksimalkan kesempatan pelatihan ini. Konsisten dan keakuratan sebagai bentuk sumbangsih kita kepada negara melalui program yang diformulasikan oleh pemerintah daerah dan pusat," ucapnya.
