Pangkalpinang (ANTARA) - BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat jumlah penumpang angkutan laut antar pulau yang berangkat dari Kepulauan Babel pada November 2025 sebanyak 27.686 orang, atau turun 3,22 persen dibanding bulan sebelumnya 31.394 orang.
"Penurunan penumpang kapal laut ini karena masyarakat lebih memilih angkutan udara," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Toto Haryanto Silitonga di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan penurunan jumlah keberangkatan penumpang ini terbesar terjadi di Pelabuhan Tanjung Pandan Belitung 34,94 persen, Pelabuhan
Pangkal Balam Kota Pangkalpinang 21,12 persen.
"Selama Januari hingga November 2025, arus penumpang yang berangkat tercatat mengalami peningkatan sebesar 4,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," katanya.
Ia menyatakan kedatangan penumpang angkutan laut selama November 2025 sebanyak 27,69 ribu orang atau juga mengalami penurunan sebesar 11,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
"Penurunan kedatangan penumpang ini tertinggi pada Pelabuhan Tanjung Pandan 39,05 persen dan Pelabuhan Pangkal Balam sebesar 38,34 persen," katanya.
Ia menambahkan secara garis besar pada November 2025, aktivitas keberangkatan penumpang melalui jalur laut lebih besar dibandingkan aktivitas kedatangan. Jalur masuk dan keluar paling sibuk adalah Pelabuhan Tanjung Kalian Kabupaten Bangka Barat.
"Mengingat jumlah yang cukup besar, pergerakan aktivitas pada pelabuhan ini memberikan efek cukup signifikan baik pada pergerakan kedatangan maupun
keberangkatan jumlah penumpang," katanya.
Pewarta: AprionisEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026