Belitung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) daerah itu naik sebesar Rp147 miliar.

Bupati Belitung Sahani Saleh, di Tanjung Pandan, Selasa, mengatakan pihaknya telah menaikkan target PAD dalam struktur rancangan perubahan APBD 2023 sebesar Rp5,51 miliar atau 3,90 persen.

"Kami menaikkan target PAD sebesar Rp5,51 miliar, sehingga PAD kami targetkan tembus mencapai Rp147 miliar," katanya pula.

Hal itu disampaikan Bupati dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Belitung dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2023.

Ia menjelaskan, dalam rancangan perubahan kebijakan umum APBD Belitung tahun anggaran 2023, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,039 triliun atau naik sebesar Rp36,47 miliar (3,64 persen).

Dia mengatakan pula, komponen pendapatan daerah tersebut, antara lain PAD ditargetkan sebesar Rp147 miliar atau naik sebesar Rp5,51 miliar (3,90 persen) dari anggaran induk.

Selain itu, ujar dia lagi, pendapatan transfer diproyeksikan sebesar Rp880 miliar atau naik sebesar Rp30,91 miliar (3,64 persen).

Selanjutnya adalah pendapatan lain-lain daerah yang sah tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp11,22 miliar.

"Tema pembangunan Belitung memedomani RPJMD 2018-2023 adalah mewujudkan ekonomi yang berkeadilan, berdaya saing, dan inovatif," ujarnya.

Sahani menambahkan, sedangkan belanja daerah dalam rancangan perubahan kebijakan umum APBD Belitung tahun anggaran 2023 diprediksikan sebesar Rp1,2 miliar atau naik sebesar Rp113 miliar (10,31 persen).

Dia menjelaskan, anggaran belanja tersebut terdiri dari belanja operasi Rp939 miliar, belanja modal Rp162 miliar, belanja tidak terduga Rp5 miliar, dan belanja transfer Rp108 miliar.

"Kami berharap dukungan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga upaya percepatan target pembangunan di Belitung bisa tercapai," katanya lagi.

Pewarta: Kasmono
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026