Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengawali Sensus Ekonomi (SE) 2016 di Rumah Dinas Gubernur Bangka Belitung, Rustam Effendi.
"Mulai Hari ini kami mengerahkan seluruh petugas pencacah lapangan untuk melakukan pendataan penghasilan dan usaha masyarakat," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Darwis Sitorus, di Pangkalpinang, Senin.
Ia menjelaskan jumlah petugas pencacah lapangan yang dikerahkan sebanyak 1.500 orang guna melakukan pendataan penghasilan dan usaha masyarakat di tujuh kabupaten dan kota.
"Kami menargetkan semua pelaku ekonomi khususnya mereka yang memiliki usaha kecuali usaha pertanian karena sudah dilakukan sensus pada 2013," ujarnya.
Menurut dia pada kegiatan pendataan petugas akan mengajukan beberapa pertanyaan di antaranya badan usaha, karakteristik usaha, jumlah pengeluaran, penjualan usaha dan tenaga kerja.
"Kita berharap masyarakat yang rumahnya didatangi petugas sensus tidak menghindar dan bisa menjawab semua pertanyaan dari petugas sebagai bentuk dukungannya menyukseskan SE 2016," ujarnya.
Selain itu diharapkan petugas pencacah lapangan dapat bekerja sebaik-baiknya agar data yang diperoleh akurat dan dapat menjadi acuan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap data yang diperoleh petugas lapangan akurat dan sesuai dengan hasil yang diharapkan demi kemajuan pembangunan dan perekonomian masyarakat di daerah ini," harapnya.
