Juara dunia tiga kali asal Inggris Hamilton start dari posisi terdepan bersamaan dengan Rosberg juga pada posisi depan di Sirkuit de Catalunya.
Pebalap asal Jerman itu melewati Hamilton di putaran luar tikungan pertama dan pebalap Inggris itu kemudian mempertahankan kecepatan saat ia mencoba untuk kembali memimpin di tikungan ketiga. Mobilnya miring ke samping dan kemudian memukul Rosberg, dengan kedua pebalap berakhir di gravel.
Kepala eksekutif Daimler Dieter Zetsche terlihat menggeleng cemas, sementara Hamilton melemparkan kemudi keluar dari mobil.
Kedua pebalap kembali ke paddock dengan menumpang sepeda motor dan berjalan susah payah menaiki tangga untuk ditanyai oleh bos tim Mercedes, kepala motorsport Toto Wolff.
Ketua tim non-eksekutif Niki Lauda yang juga juara dunia tiga kali, menyalahkan Hamilton sebelum menemui pebalap itu.
"Ini bodoh, kami bisa memenangi balapan ini," katanya kepada BBC Austria. "Lewis terlalu agresif. Saya perlu berbicara dengan mereka dan mendengar penjelasan mereka dan kemudian kita akan melihat apa yang terjadi."
Rosberg masih memimpin klasemen formula satu, berselisih 43 poin dari rival terdekatnya Hamilton sebelum balapan pada Minggu.
Namun, tabrakan itu telah mengakhiri harapan Mercedes untuk memperpanjang kemenangan tim menjadi 11 balapan dan menyamai rekor kemenangan McLaren secara berturut-turut pada tahun 1988.
Hanya satu pebalap di era modern yang telah memenangkan delapan balapan secara berturut-turut - Sebastian Vettel asal Jerman, dengan kemenangan sembilan kali berturut-turut pada tahun 2013 untuk Red Bull - tapi Rosberg memiliki harapan untuk melanjutkan kemenangannya setelah menang di sirkuit tahun lalu.
Kemenangan itu juga akan membuat dia menjadi pebalap F1 ketiga setelah rekan senegaranya Michael Schumacher dan Nigel Mansell dari Inggris yang memenangkan lima balapan pertama musim.
Editor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.