Saya meyakini akan lahir generasi muda baru pada 2019 termasuk di ranah politik.Bandung (Antara Babel) - Presiden Republik Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri yang juga ketua umum DPP PDI Perjuangan menyampaikan pesan kepada kaum muda agar jangan sekali-kali menganggap sejarah sebagai barang rongsokan.
"Saya meyakini akan lahir generasi muda baru pada 2019 termasuk di ranah politik," kata Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidati ilmiah pada prosesi penganugerahan gelar doktor honoris causa di bidang politik dan pemerintahan, di Universitas Pajajaran Bandung, Rabu.
Hadir pada prosesi penganugerahan gelar Dr HC kepada Megawati Soekarnoputri tersebut, antara lain, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri (Mufidah), mantan Wakil Presiden Try Sutrisno dan Boediono, pimpinan lembaga tinggi negara, sejumlah Menteri Kabinet Kerja, tokoh nasional, serta jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan.
Prosesi penganugerahan gelar Dr HC dalam sidang terbuka dipimpin oleh Tim Promotor yakni, Prof Dr H Obsatar Sinaga, SH, MSi, Prof H Oekan Soekotjo Abdoellah, MA PhD, serta Dr Arry Bainus, MA.
Menurut Megawati, jika generasi muda yang menjadi penentu masa depan bangsa adalah generasi muda yang a historis, maka bagaimana masa depan bangsa dan negara.
"Bagi saya, sejarah adalah harta karun yang begitu berharga," katanya.
Megawati menegaskan, menjadi pekerjaan rumah bagi bagi seluruh bangsa Indonesia untuk terus melakukan penggaluian kebenaran sejarah bangsa ini.
Mempelajari sejarah, kata dia, bukan berarti sekadar mengingat peristiwa atau periodesasi dalam sejarah.
"Mempekajari sejarah adalah, memahami tentang pemikiran, nilai, keyakinan, dan keseluruhan dialektika yang terjadi di setiap peristiwa penting di masa lalu, atas dasar kebenaran sejarah," katanya.
Pewarta: Riza HarahapEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026