Petugas patroli berhasil menyelamatkan BE (25) nelayan asal Sungailiat Kabupaten Bangka pada Minggu (29/5), sekitar pukul 12.00 WIB.
Toboali (Antara Babel) - Direktorat Polisi Perairan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menyelamatkan seorang nelayan yang tenggelam di laut Penutuk, karena tidak memiliki alat keselamatan yang memadai.

"Petugas patroli berhasil menyelamatkan BE (25) nelayan asal Sungailiat Kabupaten Bangka pada Minggu (29/5), sekitar pukul 12.00 WIB," kata Dirpolair Polda Kepulauan Babel, Kombes Pol Lukas Gunawan melalui Aipda Kasimin di Toboali, Senin.

Ia menjelaskan korban berhasil diselamatkan ketika petugas sedang berpatroli di perairan Penutuk, Kecamatan Pongok.

"Berdasarkan keterangan teman korban, korban yang sedang menyelam mencari teripang di dasar laut tiba-tiba tenggelam dan terseret arus laut," ujarnya.

Ia mengatakan korban bersama dua rekannya mencari teripang dengan menyelam tanpa mengunakan alat selam.

"Saat kedua rekannya beristirahat, korban menyelam sendirian mencari teripang di dasar laut," ujarnya.

Menurut dia saat ini korban sudah mendapatkan perawatan medis dan telah dibawa ke rumahnya di Sungailiat.

"Syukurlah nelayan bisa diselamatkan dan tidak mengalami cidera yang berat, sehingga korban bisa pulang ke rumahnya," ujarnya.

Ia mengimbau nelayan yang hendak melaut sebaiknya mengutamakan keselamatan, memperhatikan kondisi cuaca, melengkapi alat keselamatan, kesehatan dan melapor jika ada kecelakaan di laut.

"Utamakan keselamatan saat bekerja dan tingkatkan kewaspadaan, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan selama beraktivitas di laut," katanya.


Pewarta: Juniardi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026