Kita targetkan dapat menghimpun biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) sekitar 50 .dari total kuota jamaah haji di wilayah Sumsel dan Babel.Pangkalpinang (Antara Babel) - Bank Sumsel Babel (BSB) menargetkan dapat mengelola 50 persen dana haji pada tahun ini.
"Kita targetkan dapat menghimpun biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) sekitar 50 persen dari total kuota jamaah haji di wilayah Sumsel dan Babel," ujar Direktur Operasional BSB, Mertolihan di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan, selama ini pengelolaan dana haji melalui tabungan tasbih perusahaan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
"Untuk tahun ini kami memiliki 1.869 calon jemaah haji (CJH) tabungan tasbih," katanya.
Ia menambahkan, dari ribuan CJH yang merupakan nasabah BSB itu, sebanyak 1.604 orang berasal dari Sumsel, sementara sisanya 265 orang di Babel.
Sedangkan perusahaan telah mengelola dana haji sejak 2004 atau 12 tahun yang lalu yang mana bermula dari 2,9 persen dari kuota di Sumsel dan Babel.
"Saat ini total jumlah penabung tasbih sebanyak 46.373 nasabah sejak diluncurkan pada 15 Juli 2014," katanya.
Mertolihan mengatakan dominasi perseroan mulai terlihat enam tahun terakhir dimana kontribusi BSB bertahan di atas 30 persen dari total kuota jamaah haji.
Menurut dia, pertumbuhan jumlah nasabah untuk BPIH sangat bergantung pada kuota yang diterapkan bagi Provinsi Sumsel dan Babel.
"Perusahaan mencatat saat ini total dana untuk BPIH yang ditaruh dalam tabungan tasbih pada periode 2016 sebanyak Rp48 miliar.
Dana itu berasal dari sekitar 1.500 nasabah yang sudah melakukan pelunasan, sementara sisanya masih ada sekitar Rp10 miliar," katanya.
Pewarta: Septi ArtianaEditor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.