Diimbau nelayan meningkatkan kewaspadaan dan selalu membawa perlengkapan keamanan yang memadai sebagai antisipasi dini untuk menghindari hal-hal yang berbahaya selama berlayar.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memprakirakan tinggi pasang air laut di Sungailiat Kabupaten Bangka mencapai 2,3 meter berlaku pada Sabtu (23/7).

"Diimbau nelayan meningkatkan kewaspadaan dan selalu membawa perlengkapan keamanan yang memadai sebagai antisipasi dini untuk menghindari hal-hal yang berbahaya selama berlayar," kata staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang Deas Achmad Rivai di Pangkalpinang, Jumat.

Sementara itu, tinggi pasang air laut di perairan Membalong Kabupaten Belitung diprediksi mencapai 2,1 meter, Toboali Bangka Selatan 1,69 meter, Mentok Bangka Barat 1,54 meter, Kelapa Kampit Belitung Timur 1,60 meter, Belinyu Bangka 1,55 meter dan Tanjungpandan Belitung 1,41 meter.

"Meskipun beberapa perairan pasang di bawah dua meter namun diharapkan tetap waspada karena bisa saja berubah sewaktu-waktu," ujarnya.

        
 Selanjutnya, kata dia, tinggi gelombang signifikan perairan di jalur penyeberangan Selat Bangka, Selat Gelasa dan utara Pulau Bangka berkisar antara 0-0,25 meter, sedangkan di Selat Karimata dan selatan Pulau Bangka tinggi gelombang mencapai 0,75 meter.

"Ketinggian gelombang itu dipengaruhi kecepatan angin yang berhembus dari timur ke selatan berkisar 8-32 kilometer per jam. Ketinggian gelombang maksimum dapat mencapai dua kali ketinggian signifikan," katanya.

Ia mengatakan seluruh daratan kabupaten/kota di provinsi itu hanya berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

Rata-rata kecepatan angin berkisar 6-20 kilometer per jam dengan suhu 23-32 derajat celcius dan kelembaban udara 67-98 persen.


Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026