Muntok (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemkab Bangka Barat melakukan penjajakan serius antardaerah untuk melakukan kerja sama pengembangan ternak sapi.
Sebagai bukti keseriusan rencana kerja sama tersebut, pada Jumat malam, dilaksanakan paparan dari masing-masing daerah yang digelar di Ruang Operasional Pemkab Bangka Barat di Muntok.
Pada pertemuan tersebut rombongan Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Darmajuni bertemu dengan Bupati Bangka Barat Parhan Ali, Wakil Bupati Markus, sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat dan sejumlah peternak sapi di daerah itu.
Menurut Darmajuni, kedatangan rombongan ke Bangka Barat merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan kerja sama dalam berbagai bidang dengan bangka Barat, salah satunya adalah penggemukan dan pembibitan sapi.
"Saat ini jumlah konsumsi daging sapi di DKI Jakarta sekitar 165 ton atau sekitar 600 hingga 800 ekor sapi per hari dan sebagian besar ketersediaan masih dipasok dari luar daerah," katanya.
Untuk mengatasi semakin meningkatnya kebutuhan daging sapi, kata dia, Pemprov DKI Jakarta merencanakan untuk meningkatkan kerja sama dengan daerah lain, seperti NTB, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan beberapa daerah yang potensial untuk pengembangan sapi.
"Yang sudah berjalan selama ini adalah kerja sama dengan NTT, namun kerja sama tersebut masih sebatas jual beli dengan menempatkan NTT sebagai pemasok," ucapnya.
Menurut dia, kerja sama dengan Bangka Barat bisa dilakukan dan kemungkinannya cukup besar karena daerah tersebut memiliki beberapa keunggulan dibandingkan daerah lain, seperti ketersediaan lahan, potensi pakan dan komitmen kepala daerah untuk serius merealisasikan kegiatan tersebut.
"Komitmen kepala daerah menjadi hal utama agar kerja sama bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan, kami harapkan penjajakan ini bisa dilanjutkan ke langkah yang lebih serius dan bisa direalisasikan agar ke depan bisa menguntungkan dua daerah," katanya.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.