Persediaan beras dapat mencukupi hingga dua bulan ke depan, sementara permintaan masih relatif normal.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat sisa stok beras di gudang distributor mencapai 1.739 ton sehingga mencukupi untuk memenuhi permintaan.
"Persediaan beras dapat mencukupi hingga dua bulan ke depan, sementara permintaan masih relatif normal," kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi, Senin.
Ia menjelaskan stok beras yang cukup itu membuat harga masih bertahan stabil untuk beras merek RM Rp12.000 per kilogram, 118/AA Rp11.875/kg, dan TR Rp11.750 per kilogram.
Sebelumnya stok beras di gudang-gudang distributor di Pangkalpinang 2.812,50 ton, kemudian ditambah 2.350,50 ton selanjutnya disalurkan ke para pedagang 3.424 ton.
"Pasokan beras didatangkan secara kontinu sebelum persediaan menipis dari beberapa daerah di Jawa dan Sumatera agar kebutuhan warga dapat terpenuhi," ujarnya.
Ia berharap distributor dapat meningkatkan pasokan agar tidak terjadi gejolak harga akibat kurangnya stok.
"Beberapa pekan lagi warga akan menyambut Lebaran Idul Adha di perkirakan permintaan meningkat, semoga saja tidak ada masalah untuk mengirimkan pasokan beras sehingga bisa datang tepat waktu dan kestabilan harga terjaga," ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya akan terus memantau pergerakan harga dan persediaan beras secara rutin untuk memastikan kecukupannya.
"Semoga distributor dapat menjaga persediaan beras dengan meningkatkan pasokan, dan juga diimbau jangan berlaku curang dalam jual beli," ujarnya.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.