Tinggi gelombang aman namun diharapkan nelayan dan pengguna jasa angkutan laut harus tetap waspada karena bisa berubah kapan saja.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pangkalpinang memprakirakan pada Kamis (15/9) tinggi gelombang laut di perairan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung aman karena embusan angin cukup tenang.

"Tinggi gelombang aman namun diharapkan nelayan dan pengguna jasa angkutan laut harus tetap waspada karena bisa berubah kapan saja," kata Staf Koordinator Unit Analisis BMKG di Pangkalpinang Deas Achmad Rivai, Rabu.

Tinggi gelombang signifikan di Selat Bangka berkisar 0,25 meter, di Selat Gelasa, Selatan Bangka, Utara Bangka dan Selat Karimata masing-masing 0,5 meter, sedangkan kecepatan angin rata-rata berkisar 6-33 kilometer per jam dari Timur ke Selatan.

Ia mengimbau agar nelayan dan jasa angkutan transportasi laut jangan sampai lupa membawa perlengkapan keselamatan sebagai antisipasi dini menghadapi bahaya di laut.

Pasang air laut maksimum di Sungailiat Kabupaten Bangka 2,34 meter, di Membalong Belitung 2,32 meter, Toboali Bangka Selatan 1,90 meter dan Pangkalpinang 2,80 meter.

Kemudian Muntok Bangka Barat 1,72 meter, Kelapa Kampit Belitung Timur 1,65 meter, Tanjungpandan Belitung 1,47 meter, dan di Belinyu Kabupaten Bangka 1,58 meter.

"Pasang dan ketinggian air laut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung arah dan kecepatan angin yang bertiup, bahkan ketinggian gelombang dapat mencapai dua kali lipat," ujarnya lagi.

Ia mengatakan, daratan di Sungai Selan, Tanjungpandan, Manggar, dan Selat Nasik hanya berawan, sementara di Mentok, Jebus, Belinyu, Sungailiat, Pangkalpinang, Koba, dan Toboali berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

Rata-rata kecepatan angin di provinsi ini berkisar 6-26 kilometer per jam, suhu 24-33 derajat celcius dan kelembaban udara 52-93 persen.

Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026