Saat ini sentra peternakan sapi Panca Tunggal sudah mampu memasok kebutuhan daging masyarakat kabupaten/kota lainnya.Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengoptimalkan pengembangan sentra peternakan sapi Panca Tunggal, guna mewujudkan daerah swasembada daging di daerah itu.
"Saat ini sentra peternakan sapi Panca Tunggal sudah mampu memasok kebutuhan daging masyarakat kabupaten/kota lainnya," kata Asisten Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Herman di Pangkalpinang, Jumat.
Ia menjelaskan saat ini sentra peternakan sapi di Desa Panca Tunggal dikelola enam kelompok tani dan telah mampu memproduksi 400 ekor sapi per tahun.
"Kami terus berupaya menjadikan Desa Panca Tunggal ini menjadi desa sentra peternakan sapi untuk memasok kebutuhan daging masyarakat Pulau Bangka," ujarnya.
Ia mengatakan saat ini sentra peternakan sapi Panca Tunggal sudah mampu memasok kebutuhan daging masyarakat di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah, sementara Kabupaten Bangka, Bangka Barat belum.
"Paling tidak keberadaan sentra peternakan sapi ini sudah dapat mengurangi ketergantungan sapi potong dari luar daerag dalam memenuhi kebutuhan daging masyarakat yang tinggi," ujarnya.
Selain itu, pengembangan sentra peternakan sapi ini dapat menjaga stabilitas harga daging sapi yang masih berfluktuasi tinggi kisaran Rp115.000 hingga Rp125.000 per kilogram.
"Kami berharap pemerintah pusat dan provinsi untuk membantu Bangka Selatan dalam mengembangkan sentra peternakan sapi ini, mengingat dana bantuan indukan sapi berkualitas, pembinaan kepada petani yang dimiliki terbatas," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.